Kelestarian Cagar Budaya Pulang Pisau Harus Diperhatikan

oleh

Kelestarian cagar budaya rumah betang di Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah harus diperhatikan, dengan pengalokasian anggaran yang cukup, kata Ketua Partai setempat H Edy Pratowo. <p style="text-align: justify;">"Keberadaan cagar budaya berupa rumah betang di Desa Buntoi dan beberapa cagar budaya berupa sandung, pantar dan lainnya merupakan aset budaya daerah yang tidak ternilai harganya untuk saat ini dan pada masa mendatang," katanya di Pulang Pisau, Minggu.<br /><br />Menurutnya, cagar budaya ini merupakan sebuah cerita sejarah panjang adanya daerah ini pada masa puluhan bahkan lebih seratus tahun yang lalu.<br /><br />"Sehingga perhatian dan keseriusan untuk memelihara cagar budaya yang ada memang sudah menjadi kewajiban untuk diberikan alokasi dana yang cukup memadai," ujarnya.<br /><br />Edy Pratowo yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Pulang Pisau ini juga mengatakan untuk mengenalkan benda cagar budaya ini sangat penting sekali untuk dibuatkan bukunya sehingga bisa menjadi bahan bacaan terutama anak usia sekolah.<br /><br />"Jangan sampai terjadi para pelajar di daerah kita ini tidak mengetahui cagar budayanya sendiri. Mengetahui cagar budayanya sendiri ini sudah mencerminkan pelestarian benda bersejarah," ungkapnya.<br /><br />Terpisah Anggota Komisi C DPRD Kalteng Jimin mengungkapkan, bangunan rumah betang atau rumah pajang dan besar Adat Dayak yang terletak di Desa Buntoi perlu mendapat perhatian karena merupakan salah satu cagar budaya yang harus dilestarikan.<br /><br />Jimin mengatakan secara fisik bangunan itu tidak ada ada masalah, namun masih mengalami kendala mengenai pembebasan tanah di wilayah Betang, agar lebih asri dan kelihatan dari kejauhan.<br /><br />Untuk itu perhatian pemerintah, khususnya Pemprov Kalteng dan Pemkab Pulang Pisau akan keberadaan Betang tersebut sangat penting untuk pengalokasian anggaran, karena merupakan salah satu cagar budaya yang patut mendapat perhatian dan perlu dilestarikan. <strong>(das/ant)</strong></p>