Kemarau, Penyebab Pendistribusian Air PDAM Giliran

oleh

Kemarau yang terjadi dalam satu bulan terakhir membuat dampak yang cukup luar biasa hingga kapasitas produksi air menurun. Hal tersebut mengharuskan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PDAM Tirta Melawi, terpaksa memberlakukan penjadwalan distribusi air ke pelanggan. <p style="text-align: justify;">Kabag tehnik PDAM Tirta Melawi, H Sukemi mengungkapkan, untuk Instalasi Pengelolaan Air (IPA) di Serundung yang bisanya mampu memproduksi air, sebanyak 30 liter perdetik, namun saat kemarau ini hanya mampu 25 liter perdetik, sedangkan untuk IPA di Tanjung Lay pada kondisi normal mampu memproduksi 20 liter perdetik, sekarang hanya mampu 15 liter perdetik.<br /><br />“Kenapa produksi air bisa menurun sebab daya sedot IPA kita tidak bisa maksimal kalau musim kemarau seperti ini, karena jangkauan air jauh, terpaksa distribusi air ke pelanggan kita gilir, ” kata Sukemi ditemui di ruangannya Senin (31/8).<br /><br />Selain itu, kata Sukemi,  pelanggan yang biasanya memanfaatkan air hujan untuk keperluan lain, pada musim kemarau seperti sekarang ini mereka hanya bergantung pada sumber dari PDAM sehingga kebutuhannya menjadi meningkat.<br /><br />“Kalau musim hujan mereka bisa sedikit berhemat karena ada air hujan, namun kalau sekarang mau tidak mau semuanya menggunakan air PDAM, sedangkan suplay dari PDAM juga masih terbatas,” katanya.<br /><br />APBD Provinsi Sukemi menjelaskan, pada tahun 2015 ini Provinsi Kalbar juga telah menganggarkan dana sebesar Rp 5 miliar untuk mendukung produksi air bagi PDAM Tirta Melawi dengan kapasitas 40 liter perdetik.<br /><br />“Saat ini sudah proses materialnya sudah datang, dalam waktu dekat akan segera dikerjakan, mudah-mudahan tahun 2016 nanti tidak ada kendala lagi, bahkan saat musim kemarau sekalipun,” katanya.<br /><br />Bahkan dia menargetkan IPA yang akan dipergunakan nanti bisa bertahan sampai lima tahun kedepan, sehingga pihaknya bisa memperluas jaringan sampai ke komplek BTN RSUD Melawi dan perkantoran di Km tujuh.<br /><br />“Terus terang sekarang ini kita belum bisa menjangkau terlalu luas karena kapasitas produksi air kita sangat terbatas, namun dengan adanya dukungan dari Provinsi ini kita bisa menjangkau beberapa wilayah, yang selama ini sudah mengajukan penyambungan kepada kami,” katanya. (KN)</p>