Kematian Akibat Virus West Nile Naik Jadi Sembilan Di Oklahoma

oleh

Virus West Nile telah merenggut sembilan nyawa di Negara Bagian Oklahoma, AS, sepanjang tahun ini, kata para pejabat Dinas Kesehatan negara bagian tersebut, Kamis (27/9). <p style="text-align: justify;">Jumlah kematian akibat virus West Nile di negara bagian itu telah naik jadi sembilan dan jumlah kasus yang dilaporkan di negara bagian tersebut telah bertambah jadi 154, kata Departemen Kesehatan negara bagian itu di jejaringnya.<br /><br />Awal tahun ini, para ahli kesehatan di negara bagian tersebut memperingatkan musim panas tahun ini dapat menjadi saat paling parah penyebaran virus West Nile dalam sejarah Oklahoma.<br /><br />Wabah parah terakhir terjadi pada 2007. Oklahoma melaporkan rekor 107 penularan virus West Nile tahun ini, demikian laporan Xinhua –yang dipantau ANTARA di Jakarta, Jumat siang.<br /><br />Tahun ini adalah tahun terparah bagi penyebaran virus West Nile sejak virus tersebut ditemukan di Amerika Serikat pada 1999, demikian US Centers for Disease Control and Prevention (CDC).<br /><br />Telah terdapat 3.545 kasus yang dilaporkan di seluruh negeri itu, demikian data statistik paling akhir yang diberikan oleh CDC.<br /><br />Virus West Nile, yang pertama kali diidentifikasi di Uganda pada 1937, adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk dan mengakibatkan penyakit syaraf parah pada beberapa kasus. Gejalanya meliputi kemunculan mendadak demam, sakit kepala, mual, pusing dan kelemahan otot. <strong>(das/ant)</strong></p>