Kemdiknas Tanggung Biaya Kuliah Peraih Nilai Tertinggi

oleh

Kementerian Pendidikan Nasional akan menanggung biaya kuliah dua siswa SMAN 4 Denpasar yang meraih nilai murni tertinggi ujian nasional yaitu Ni Putu Maitri Nara Suari dan AA Indah Suadnyani. <p style="text-align: justify;">Kementerian Pendidikan Nasional akan menanggung biaya kuliah dua siswa SMAN 4 Denpasar yang meraih nilai murni tertinggi ujian nasional yaitu Ni Putu Maitri Nara Suari dan AA Indah Suadnyani.<br /><br />"Saya dan rekan mendapatkan informasi dari sekolah bahwa biaya kuliah kami akan ditanggung oleh Kemdiknas mulai masuk sampai lulus," kata Ni Putu Maitri Nara Suari, salah seorang peraih nilai UN tertinggi di Indonesia, di sela-sela acara "System Assesment and Benchmarking for Education Results (SABER)" di Nusa Dua, Bali, Minggu.<br /><br />Dia mengatakan, dirinya belum dapat memastikan jumlah biaya yang akan diberikan oleh pihak Kemdiknas. Selain itu, belum ada kepastian kapan biaya itu akan mulai diterima.<br /><br />Meski belum ada kepastian tentang realisasinya, namun alumnus kelas IPA SMAN 4 Denpasar itu menyatakan senang karena prestasinya mendapat perhatian dari pemerintah.<br /><br />"Selain itu, saya juga merasa bangga karena bisa meringankan orang tua sehingga tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya untuk kuliah nanti," ujarnya.<br /><br />Calon mahasiswi Akademi BCA itu berharap informasi yang diterimanya itu benar, dan bisa segera terealisasi.<br /><br />Sementara AA Indah Suadnyani, peraih nilai murni UN tertinggi yang sama jumlahnya dengan Maitri sebesar 59, mengatakan bahwa, selain mendapat informasi itu, sebelumnya dirinya dan rekannya tersebut juga mendapatkan tawaran beasiswa untuk kuliah di luar negeri dari Lembaga Nobel Indonesia.<br /><br />"Kami mendapatkan tawaran itu beberapa minggu lalu melalui jejaring sosial Facebook," katanya.<br /><br />Dia mengatakan, lewat jejaring sosial itu pihak Lembaga Nobel Indonesia meminta mereka untuk memberikan nomor telepon supaya bisa dihubungi untuk membicarakan tawaran tersebut, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya.<br /><br />Sampai saat ini, ujar dia, dirinya masih tidak mengetahui prosedur untuk mendapatkan beasiswa itu.<br /><br />"Hal itu belum pasti sehingga saya memutuskan untuk menerima tawaran dari Universitas Indonesia masuk jurusan kedokteran," ujarnya.(Eka/Ant)</p>