Home / Tak Berkategori

Kemendag Tiap Tahun Tanggapi Proposal Pemkab Landak

- Jurnalis

Jumat, 8 Juli 2011 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI hampir setiap tahun selalu menanggapi proposal bantuan dana yang diajukan Pemerintah Kabupaten Landak untuk pembangunan sarana dan prasarana perdagangan di daerah setempat. <p style="text-align: justify;">"Tahun ini kita dapat dana tugas perbantuan dari Kemendag sebesar Rp10 miliar. Proyek baru kita lelang belum dibangun, Kemendag sudah minta proposal lagi untuk anggaran 2012 yang ada dana Rp17 miliar yang siap digelontorkan," ungkap Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Landak, Marius di Ngabang, Jumat.<br /><br />Menurutnya, dana pusat sering dikucurkan ke kabupaten tersebut dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat. Namun yang menjadi kendala adalah penyiapan lahan, karena Kemendag minta lahan yang menjadi lokasi bangunan pasar atau perdagangan rakyat harus aset pemerintah agar tidak sibuk lagi membayar ganti rugi lahan.<br /><br />"Ini yang menjadi masalah kita. Dana hampir tiap tahun ada tapi lokasi pembangunan tidak ada. Jadi memang harus menjadi pemikiran Pemkab," ujar Marius.<br /><br />Ia mengatakan, pada tahun 2011 dana Rp10 miliar diperuntukan pembangunan pasar tradisional setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Landak. Tetapi kendala di kecamatan tidak bersedia menyiapkan lahan aset pemerintah baik kabupaten, kecamatan dan desa setempat. Akhirnya kebijakan pemerintah kabupaten dialihkan pembangunan pasar tradisional di ibu kota kabupaten.<br /><br />"Sementara untuk tahun depan ada Rp17 miliar lagi yang bisa kita dapatkan. Karena Kemendag sudah minta proposal dari kita. Jadi penggunaan dan lahan harus kita cari," kata Marius.<br /><br />Ia menambahkan, setiap proposal dari Kabupaten Landak yang dipresentasikan di Kemendag sering ditanggapi karena gambar bangunan yang dirancang ada ciri khas daerah. Artinya bukan bangunan pasar modern tetapi lebih kepada kedaerahan.<br /><br />"Contohnya saja saat kita ekspos bangunan pasar tradisional yang akan kita bangun di kompleks terminal Kota Ngabang tahun ini," kata Marius. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara
Jalin Silaturahmi, Gubernur Pimpin Laga Persahabatan Bulungan Legend vs Sumbawa Legend
Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa
Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia
Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim
Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim
Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 13:09 WIB

Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:40 WIB

100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Senin, 19 Januari 2026 - 11:26 WIB

Jalin Silaturahmi, Gubernur Pimpin Laga Persahabatan Bulungan Legend vs Sumbawa Legend

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:52 WIB

Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:45 WIB

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia

Berita Terbaru

Kalimantan

Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan

Senin, 19 Jan 2026 - 13:09 WIB

Kalimantan

100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Senin, 19 Jan 2026 - 11:40 WIB

Kalimantan

Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa

Minggu, 18 Jan 2026 - 21:52 WIB