Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenkeraf), Sapta Nirwandar, Selasa (7/5/2013), meluncurkan Indonesia Channel, sebuah program televisi khusus menayangkan hal-hal menarik dan positif tentang Indonesia. <p style="text-align: justify;">Salah satu program dengan muatan pariwisata adalah keragaman keindahan alam Indonesia ditayangkan dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Inggris, sehingga lebih mudah diterima masyarakan Indonesia maupun Internasional.<br /><br />Sapta Nirwandar mengatakan, peluncuran Indonesia Channel ini bertujuan sebagai sosialisasi dan edukasi produk pariwisata dan industri kreatif, meningkatkan kesadaran dan minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia, serta meningkatkan apresiasi terhadap produk-produk ekonomi kreatif Indonesia.<br />“Indonesia sesuatu yang besar, karena saat ini Indonesia Channel satu-satunya televisi yang memulai sebuah dedicated channel untuk Indonesia,” ucapnya.<br /><br />Direktur DNA Production/CEO Indonesia Channel, Rina Novita mengatakan, visi Indonesia Channel juga menyebarkan fakta-fakta menarik tentang Indonesia kepada publik, seperti batik yang diangkat sebagai brand premium Internasional dan keindahan bawah laut Indonesia yang dapat dinikmati kapan saja.<br />Triana Mulyatsa, President Directorn TelkomVision, berharap program Indonesia Channel dapat menayangkan informasi positif tentang pariwisata dan Ekonomi kreatif.<br /><br />“Setiap daerah di Indonesia memiliki ragam potensi yang menarik dan unik untuk dikembangkan, hanya saja masih kurang terekspos ke masyarakat,” ujarnya.<br /><br />Dengan adanya program tersebut, selain mengembangkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif, juga dapat mengajak para pelaku bisnis untuk ikut berinvestasi di Indonesia.<br /><br />Selain itu meningkatkan apresiasi terhadap produk-produk ekonomi kreatif Indonesia, mensosialisasikan dan mengukuhkan hak atas kekayaan Intelektual produk-produk Indonesia di dunia Internasional. <em><strong>(Das/Dj/Ds/Aks/rri</strong></em>)</p>


















