Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin menyerahkan sebanyak 14 mobil pusat layanan internet kecamatan kepada Pemkot Pontianak, Kalimantan Barat guna memberikan kemudahan dalam mengakses informasi global secara mudah dan murah di kota itu. <p style="text-align: justify;">"Enam M-PLIK di antaranya diserahkan pada setiap kecamatan di Pontianak, satu untuk Dinas Perhubungan dan Komunikasi dan Informastika Pontianak, dan tujuh unit M-PLIK lainnya diserahkan pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Pontianak," kata staf ahli Kominfo Henry Subiakto seusai menyerahkan secara simbolis M-PLIK pada Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi.<br /><br />Ia menjelaskan, M-PLIK dan pusat layanan internet kecamatan (PLIK) adalah program Kemkominfo dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat seluruh Indonesia untuk mengakses internet guna mencari berbagai informasi secara global mudah dan murah.<br /><br />"Masyarakat hanya dikenakan bayaran Rp1.000/jam bagi yang menggunakan M-PLIK. Biaya sebesar itu agar masyarakat atau pelajar yang menggunakan internet tidak hanya untuk main-main sehingga bermanfaat dalam memperoleh berbagai informasi yang positif," ujarnya.<br /><br />Menurut Henry, program M-PLIK diluncurkan guna mempermudah bagi masyarakat yang tidak mempunyai akses internet secara langsung. Diharapkan bantuan tersebut digunakan oleh kalangan pelajar dan masyarakat umumnya untuk mendapat informasi yang bermanfaat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.<br /><br />Sementara itu, Wali Kota Pontianak Paryadi menyampaikan ucapan terima kasihnya pada Kemkominfo yang telah memberikan bantuan M-PLIK bagi masyarakat Pontianak yang belum mempunyai akses langsung dengan internet.<br /><br />Paryadi menjelaskan, rencananya bantuan M-PLIK akan dioperasikan di semua kecamatan di Kota Pontianak dalam pemerataan pembangunan sarana telekomunikasi di kota itu.<br /><br />"Meskipun akses internet dan telekomunikasi di Kota Pontianak sudah sangat baik tetapi kami akan mencoba mengoperasionalkan M-PLIK itu di daerah pinggiran Kota Pontianak, seperti di daerah Selat Panjang, Kecamatan Pontianak Utara," ujarnya.<br /><br />Menurut Wakil Wali Kota Pontianak, pihaknya akan memprioritaskan operasional M-PLIK bagi kalangan lansia (lanjut usia) karena kalangan itu dinilai masih belum banyak mengenal dan mengakses internet guna ilmu pengetahuan dan sehingga belum mengetahui secara banyak perkembangan di dunia ini.<br /><br />Ia menambahkan, dengan M-PLIK, masyarakat akan lebih mudah mengakses internet dan pada akhirnya bisa menambah wawasan, pengetahuan dan hubungan dengan daerah lain.<br /><br />"Kami berharap dengan bantuan ini, bisa mendapatkan kemudahan dalam mengakses informasi terutama melalui internet," kata Paryadi.<br /><br />Paryadi berharap, bantuan M-PLIK tersebut digunakan sebaik-baiknya demi menggali ilmu pengetahuan. "Jangan M-PLIK hanya digunakan untuk sekedar membuka jejaring sosial atau permainan online," ujarnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















