Kena Tumor Coli Dexra, Damsik Butuh Bantuan Dana

oleh

Hanya bisa pasrah dan menahan rasa sakit dengan meminum obat seadanya, itulah yang dilakukan Damsik, 46, seorang warga Desa paal Kecamatan Nanga Pino, Kabupaten Melawi yang mendeita penyakit tumor coli dexra di bawah telinga leher kiri. Keluarganyapun tak bisa berbuat banyak, karena tak ada lagi biaya untuk meneruskan pengobatan yang diharuskan dokter untuk di rujuk ke rumah sakit Mangunkusomo Jakarta. <p style="text-align: justify;">Suwarni, istrinya, menuturkan awal terkena penyakit, Damsik hanya dibawa berobat ke mantra. Namun karena tak ada perubahan dibawa ke rumah sakit umum daerah. <br /><br />“Di RSUD Melawi langsung dirujuk ke RSUD Sintang karena mengetahui penyakit suami saya itu tumor Coli. Di Sintang juga tidak mampu menangani hingga dirujuk ke RSUD Soedarso Pontianak,” kisahnya, saat dikunjungi di kediamannya, Rabu (1/2).<br /><br />Ternyata di RSUD Soedarso tak juga bisa ditangani karena berbagai keterbatasan, akhirnya Damsik dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Di Jakarta. “Nah, mau merujuk ke sana kami yang tidak punya biaya. Selama ini berobat memang pakai BPJS. Namun untuk pergi kesana dan selama di sana bukan tidak pakai biaya. Jadi terkendala ekonomi,” ucap Suwarni.<br /><br />Lantas, dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, Suwarni pun hanya bisa membelikan suaminya obat seadanya. <br /><br />“Saya hanya beli obat pereda rasa sakit di rumah sakit Citra Husada. Karena mau membawanya untuk di rujuk ke Rumah Sakit Cipto Jakarta tidak punya uang,” katanya.<br /><br />Suwarni mengatakan, tumor yang dialami suaminya itu diawali benjolan kecil di bawah telinga yang biasanya disebut kelenjar. Merasa tak sakit, benjolan dibiarkan hingga pada akhirnya mengalami pembesaran.“Sudah setahun lebih sakit ini. Parahnya sejak 6 bulan belakangan benjolan semakin membesar dan merekah hingga mengeluarkan darah,” turur Suwarni.<br /><br />Sekompok pemuda Melawi, yang mendengar penederita tumor tersebut membutuhkan bantuan dana untuk pengobatannya tersebutpun mendatangi kediamannya. Melihat kondisi Damsik yang sangat memprihatinkan, sekelompok pemuda yang mengatas namakan Gerakan Pemuda Peduli Melawi (GP2M) berencana akan menggalang dana di jalanan.<br /><br />“Kami berencana akan melakukan penggalangan danaa untuk pak Damsik. Karena hanya dengan melakukan penggalangan dana seperti inilah kami bisa membantu. Ini bentuk rasa kepedulian kami terhadap sesame manusia,” ungkap Agus, salah satu Pemuda Melawi yang ikut berkunjung ke rumah Damsik.<br /><br />Tadi, lanjut Agus, kami sudah meminta data dan foto-foto pak Damsik dan menyediakan nomor-nomor yang dapat dihubungi apabila ada yang ingin membantu. Nomornya bisa menghubungi Kosah di nomor Hp 081528597399 keluarga Desa paaldan Anggota GP2M, Agus dengan nomor Hp 085246880012. <br /><br />“Penggalangan dana ini rencananya akan kami lakukan besok. Karenaa memang disetujui oleh pihak keluarganya. Hasil penggalangan ini nantinya akan kita serahkan lansung ke kepada pak Damsik. Jika ada yang ingin membantu dan menyerahkan lansung, kami siap mendampngi,” pungkasnya. (KN)</p>