Kepala BPBD Sintang Jadi Tersangka

oleh

Plt. Sekda Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Yosefa Hasnah mengatakan bahwa siapa yang akan ditunjuk untuk menempati sementara posisi kepala BPBD Sintang Askiman yang kini telah ditahan di Polda Kalbar akan ditentukan setelah ada surat resmi dari kepolisian daerah Kalbar. <p style="text-align: justify;">“Kami masih menunggu surat dari Polda Kalbar. Kalau sekarang ini kan kita baru mendengar dan mengetahui dari media,”ungkapnya saat mengantarkan sekda Kalbar Hamdi Assovie di Bandara Susilo Sintang pada<br />Kamis (17/7/2014) pagi tadi.<br /><br />Seperti penunjukan pelaksaan harian sekretaris badan pengelola perbatasan Heronimus yang kini juga telah berstatus sebagai tahanan di kejaksaan tinggi Pontianak.<br /><br />”Kalau itu kita ambil dari internal BPP. Kalau yang ini nanti kita akan bahas lagi,”ujarnya.<br /><br />lebih lanjut Yosefa mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memutuskan apakah akan memberikan bantuan hukum terhadap sejumlah pejabat sintang yang kini telah menjadi tersangka dan di tahan. <br /><br />“Nanti silahkan berkoordinas dengan bagian hukum, karena secara administrasi disanalah yang<br />mengurusnya,”ujarnya.<br /><br />Saat dimintai komentar jika kemudian mantan Plt. Kadis PU berkicau dan akan semakin banyak pejabat Sintang yang terseret dalam pusaran kasus UPJJ Serawai-Ambalau dengan anggaran senilai Rp 6 Miliar tersebut.<br /><br />“Wah, saya belum bisa komentar soal itulah. Kita juga kan belum mendapatkan keterangan lebih banyak tentang masalah itu,”tegasnya seraya meminta izin mengakhiri wawancara. <strong>(ek/das)</strong></p>