Sebanyak 70 persen pengujung perpustakaan (pemustaka) di Badan Perpustakaan Provinsi Kaltim adalah kalangan mahasiswa, ujar Kepala Bidang Informasi dan Otomasi Layanan Badan Perpustakaan Provinsi Kaltim Taufik. <p style="text-align: justify;"><br />"Masih minimnya pemustaka dari masyarakat umum ini, maka kami berharap agar warga tidak perlu ragu-ragu mengujungi perpustakaan karena lokasi perpustakaan sangat nyaman dan ilmu akan bertambah setelah membaca," ujar Taufik di Samarinda, Rabu.<br /><br />Setiap hari, katanya, rata-rata pemustaka yang datang sebanyak 700 hingga 1.200 orang. Dari jumlah itu, sekitar 550 hingga 900 pemustaka berstatus sebagai mahasiswa baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta.<br /><br />Menurutnya, khusus pada Periode 2012 total kunjungan pemustaka mencapai 198.000 orang. Dari jumlah ini, terdapat 70 persen merupakan pengunjung dari kelompok mahasiswa.<br /><br />Di hari-hari kuliah atau hari kerja, katanya, jumlah pengunjung masih normal, tetapi kunjungan akan membludak pada hari libur khususnya pada Sabtu yang mencapai kisaran 800 hingga 1.500 pengunjung.<br /><br />Dia juga mengatakan bahwa setiap tahun Badan Perpustakaan Provinsi (Bannpusprov) Kaltim selalu menambah koleksi buku hingga mencapai 1.500 judul, yakni bahan yang berkaitan dengan buku bacaan dan pengayaan sehingga para pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum semakin berminat mengujunginya karena bahan bacaanya bervariasi.<br /><br />Pihaknya juga melakukan berbagai upaya guna meningkatkan kunjungan masyarakat ke perpustakaan, di antaranya melalui kegiatan promosi dalam bentuk wisata perpustakaan bagi siswa TK dan sekolah dasar, yakni mengajak untuk berkunjung ke perpustakaan.<br /><br />Upaya lainnya adalah melakukan kerja sama dengan media massa, memasang beberapa baleho, memasang stiker di angkutan maupun fasilitas umum agar sering dibaca masyarakat yang berisi ajakan kepada masyarakat agar mendayagunakan perpustakaan.<br /><br />Upaya lain yang dilakukan pihaknya adalah melakukan bimbingan pembaca setiap bulan, termasuk diadakannya layanan cerita (story telling) bagi anak-anak, termasuk menggelar berbagai lomba di aula Banpusprov Kaltim.<br /><br />Hingga saat ini, lanjutnya, pihaknya juga menyediakan layanan dalam jaringan (online) atau melalui internet sebagai fasilitas yang menggunakan teknologi informasi (IT), guna memudahkan pemustaka dalam melakukan kunjungan secara online.<br /><br />Dalam layanan online itu, pengunjung perpustakaan dapat mengetahui berbagai kegiatan yang dilakukan Banpusprov Kaltim, mendaftarkan diri menjadi anggota, penelusuran koleksi buku yang dicari, dan melakukan pemesanan atau reservasi buku secara online.<br /><br />Kelebihan pelayanan secara online lainnya adalah setiap anggota perpustakaan yang telah habis masa berlaku peminjaman buku, maka dapat melakukan perpanjangan dengan sistem online sehingga tidak perlu harus datang ke Banpusprov Kaltim.<br /><br />Sejak diterapkannya layanan sistem online, katanya, jumlah pengunjungnya terus meningkat setiap tahun. Sedangkan saat ini terdapat sekitar 3.500 pemustaka yang menggunakan layanan online dan diperkirakan akan terus meningkat tajam. <strong>(das/ant)</strong></p>


















