Kepengurusan MABM Kapuas Hulu Resmi Dilantik

oleh

Kepengurusan Majelis Adat Buaya Melayu (MABM) Kabupaten Kapuas Hulu periode 2011-2016 resmi dilantik. Lengkap dengan pakaian adat Melayu sebanyak 145 orang pengurus MABM tersbeut yang diketuai oleh Abang Muhammad Nasir sebagai Ketua Umum dilantik langsung oleh Khairul Ketua MABM Provinsi Kalimantan Barat, di Gedung MABM Kapuas Hulu dijalan Budaya Kecamatan Putussibau Selatan, Senin (10/12/2012). <p style="text-align: justify;">Pelantikan kepengurusan MABM Kabupaten Kapuas Hulu tersebut bertemakan “ Melayu Bermarwah Dibumi Betuah Hidup Dengan Musyawarah Menjadi Insan Yang Amanah”.<br /><br />Ketua Umum MABM Provinsi Kalimantan Barat. Khairul mengaku terharu dan bangga melihat kepengurusan MABM Kapuas Hulu yang dinilai militant. <br /><br />“ Untuk mengumpulkan orang sebanyak ini untuk masuk dalam kepengurusan MABM bukanlah hal yang mudah, saya benar-benar terharu,” ungkapnya.<br /><br />Oleh karenannya, Khairul berpesan agar pengurus MABM Kabupaten Kapuas Hulu memperkuat identitas Melayu dan mengembangkannya di Kapuas Hulu dengan mengali kekayaan budaya Melayu, serta potensi yang lainnya dengan tetap melestarikan karifan lokal, akan tetapi MABM juga mesti menyadari bahwa disekitarnya masih ada masyarakat yang lainnya yang juga memiliki hak yang sama dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki, punya hak yang sama dalam melestarikan kearifa lokal masing-masing potensi budaya yang mereka miliki.</p> <p style="text-align: justify;"><img src="../../data/foto/imagebank/20121211043435_58C8271.JPG" alt="" width="638" height="400" /></p> <p style="text-align: justify;"><br />“Jadi kehadiran MABM  bukan untuk kontek berdiam diri dan netral dengan organisasi lain, akan tetapi bergandengan tangan dengan organisasi lainnya, diharapkan kepengurusan yang baru ini dapat bekerja secara efektif, jangan sampai MABM dijadikan alat untuk kepentingan pribadi, dan saya selalu berpesan kepada aparat penegak hukum, apabila ada oknum yang mengatas namakan MABM yang melakukan pelanggaran hukum mesti ditindak tegas, saya juga berharap kepengurusan ini dapat menginplementasikan program kerjanya secara realities,” tegasnya.<br /><br />Sementara itu, Abang Muhammad Nasir yang menjabat Ketua Umum MABM Kapuas Hulu yang juga sebagai Bupati Kabupaten Kapuas Hulu mengatakan bahwa dirinya merasa yakin bahwa dengan adanya kepengurusan yang baru itu, MABM Kapuas Hulu akan lebih berkembang. <br /><br />“Saya berterima kasih atas kepercayaan masyarakat, pada umumnya seluruh masyarakat Kapuas Hulu yang telah memberikan kepercayaan kepada saya memimpin MABM Kapuas Hulum saya yakin MABM akan lebih maju dan berkembang, akan tetapi ini bukanlah sekedar tugas ketua, ini tanggungjawab seluruh kepengurusan dalam membawa MABM sebagai organisasi yang lebih baik kedepan,”ungkapnya.<br /><br />Menurut Nasir, kehadiran MABM merupakan rumpunan kemasyarakat yang membantu Pemerintah dalam mengembangkan dan melestarikan karifan lokal, untuk itu Nasir berharap semua pihak terutama seluruh kepengurusan MABM dapat bekerjasama dengan baik serta mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. Serta dapat dijadikan motivasi dalam terus membangun Bumi Uncak Kapuas terutama dalam berprestasi.<br /><br />“Letak dan jarak bukanlah halangan bagi kita untuk maju dan berkembang, saya yakin MABM akan lebih berkembang kedepan, sebab kami memiliki tekad dan motivasi meski berada di uncak kapuas, tetapi kami tidak mau kalah dengan daerah lainnya,”kata Nasir serius. <strong>(phs/foto: dok)</strong></p>