Home / Tak Berkategori

Kerusakan Jembatan Bajarum Pengaruhi Aktivitas Perekonomian Kotim

- Jurnalis

Minggu, 22 Desember 2013 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerusakan Jembatan Bajarum di Kecamatan Kotabesi dikhawatirkan berpengaruh besar terhadap aktivitas perekonomian di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. <p style="text-align: justify;">"Tiap hari ribuan ton muatan sembako, material bangunan, pupuk dan lain-lain melewati Jembatan Bajarum yang sangat vital itu," kata Ketua DPD Organisasi Pengusaha Angkutan Darat Kotim, Zulkifli Nasution di Sampit, Minggu.<br /><br />Kekhawatiran itu cukup beralasan karena Jembatan Bajarum memang berada di ruas jalan Trans Kalimantan Poros Selatan yang keberadaannya menghubungkan lima kabupaten di wilayah barat Provinsi Kalteng.<br /><br />Bagi Kotim sendiri, jembatan itu sangat penting untuk distribusi barang dan jasa dari Sampit menuju kawasan utara Kotim atau sebaliknya yang selama ini sangat tergantung pasokan barang kebutuhan dari Sampit.<br /><br />Selain itu, selama ini berbagai jenis barang kebutuhan di Kotim dan sekitarnya masih ada yang dipasok melalui Kalimantan Selatan yang otomatis harus melewati Jembatan Bajarum untuk sampai menuju Sampit.<br /><br />“Harus ada solusi agar bukan cuma penumpang yang bisa melewati kawasan itu, tetapi juga barang. Mudah-mudahan pemerintah daerah bisa segera menyediakan feri penyeberangan untuk angkutan barang dan mobil,” harap Zulkifli.<br /><br />Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Perwakilan Kotim ini mengatakan, harus ada solusi cepat untuk distribusi barang agar tidak memengaruhi stok sehingga akan berimbas pada kenaikan harga.<br /><br />Feri penyeberangan sangat dibutuhkan karena jika angkutan barang harus menempuh jalur alternatif melewati Telawang-Kuala Kuayan-Parenggean dan Pelantaran, maka akan menyebabkan ongkos angkut membengkak akibat biaya bahan bakar dan waktu tempuh.<br /><br />Sementara itu, Bupati Kotim H Supian Hadi mengatakan, pemerintah daerah akan mengalihkan feri penyeberangan yang selama ini digunakan masyarakat di Kecamatan Seranau untuk sementara waktu dialihkan ke Bajarum.<br /><br />Penyediaan feri untuk membantu masyarakat dan pengendara roda dua menyeberangi Sungai Mentaya di sekitar lokasi jembatan, sedangkan untuk feri penyeberangan kendaraan roda empat masih menunggu bantuan dari Kementerian Perhubungan. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Wempi Tinjau Pasar Murah Ramadan di Malinau Utara, Warga Antusias Berburu Sembako Murah
Kepala Kesbangpol Sintang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H
Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Polres Bahas Situasi dan Kondisi Daerah
 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII
Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk
Pemprov dan UBT Bahas Peluang Kuliah bagi Anak Daerah Kaltara
Bahas Tapal Batas Bupati Berau Ketemu Bupati Kutai Timur
Wakil Bupati Sintang Dampingi Tim Wasev Sterad Tinjau TMMD ke-127 di Kapuas Kanan Hilir

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:45 WIB

Bupati Wempi Tinjau Pasar Murah Ramadan di Malinau Utara, Warga Antusias Berburu Sembako Murah

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:26 WIB

Kepala Kesbangpol Sintang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:20 WIB

Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Polres Bahas Situasi dan Kondisi Daerah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:38 WIB

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:54 WIB

Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk

Berita Terbaru

Eksekutif

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Mar 2026 - 22:38 WIB