Kerusakan ruas jalan sepanjang 12 kilometer di wilayah Kecamatan Babirik Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan akhir-akhir ini semakin parah dan banyak ditemukan lubang besar yang berlumpur. <p style="text-align: justify;">Bupati Hulu Sungai Utara HM Aunul Hadi, Selasa, mengaku sakit perut saat melintasi jalan menuju ke Kecamatan Babirik sekitar 12 kilometer dari Muara Tapus.<br /><br />"Waduh perut saya sakit," ujar Aunul saat meninjau lokasi dan kesiapan pelaksanaan MTQ ke-43 Tingkat Kabupaten di Kecamatan Babirik.<br /><br />Bupati menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas PU Propinsi Kalsel terkait rencana perbaikan jalan babirik.<br /><br />"Dalam waktu dekat saya akan kembali meminta kepastian tertulis kepada Dinas PU Propinsi mengenai kapan jalan Babirik ini bisa diperbaiki," ujarnya.<br /><br />Ia menambahkan, pihaknya sudah pernah mengajukan permohonan kepada Pemprov Kalsel untuk perbaikan Jalan Muara Tapus – Babirik, namun kenyataannya belum juga ada perbaikan.<br /><br />Pemkab Hulu Sungai Utara melalui APBD sudah sering melakukan pemeliharaan jalan dengan anggaran yang terbatas, namun ruas jalan tersebut kembali rusak akibat banjir dan air yang menggenang.<br /><br />"Terlebih menurut warga, ruas jalan ini kerap dilintasi truk yang mengangkut hasil kelapa sawit dan kendaraan roda empat lainnya," terangnya.<br /><br />Aunul menegaskan, apabila Pemprov Kalsel menyerahkan perbaikan jalan ini kepada Pemkab Hulu Sungai Utara secara resmi, maka pemerintah daerah akan berupaya menganggarkan dana perbaikannya melalui APBD.<br /><br />"Asal ada pernyataan tertulis dari Pemprov Kalsel yang menyatakan tidak sanggup memperbaiki jalan Babirik ini, maka kami yang akan mengupayakan perbaikannya," tegas Aunul. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















