Kesehatan Guru Kunci Sukses Tingkatkan Mutu Pendidikan

oleh
oleh

Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Timur H Musyahrim mengatakan kesehatan guru menjadi kunci dalam menyukseskan peningkatan mutu pendidikan, karena dengan kesehatan jasmani dan rohani para guru diyakini proses mengajar akan berlangsung dengan baik. <p style="text-align: justify;">"Banyak cara untuk meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani para guru, antara lain dengan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) guru yang dilaksanakan setiap tahun," katanya usai membuka Porseni se Kaltim di Kompleks Stadion Madya Sempaja Samarinda, Rabu.<br /><br />Selain meningkatkan kesehatan guru, menurut Musyahrim, tujuan dari Porseni yang dilaksanakan setiap tahun ini juga untuk meningkatkan tali silaturrahim dan menyamakan persepsi antara guru se-Kaltim.<br /><br />Ia mengatakan Porseni diharapkan dapat menjadi media untuk menjalin keakraban antar-guru, sehingga selalu siap siaga meningkatkan mutu pendidikan daerah. Untuk meningkatkan mutu tersebut, maka perlu adanya jiwa dan raga yang sehat dan ceria.<br /><br />Pengajaran terbaik kepada peserta didik masing-masing, kata dia, hanya akan bisa diberikan, jika guru berbadan sehat. Porseni juga diharapkan menjadi tempat bertukar informasi yang baru bagi para guru.<br /><br />"Meski tahun ini yang mengikuti Porseni hanya delapan kabupaten/kota, yaitu Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Paser, Penajam Paser Utara (PPU) dan Berau, semangat tidak boleh turun," kata Musyahrim.<br /><br />Dia mengharapkan tahun depan seluruh kabupaten/kota dapat mengikuti kegiatan ini. Apalagi kegiatan ini bukan hanya untuk mencari prestasi, tetapi juga untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan guru.<br /><br />Selain itu, Musyahrim berharap tahun depan cabang olahraga yang dipertandingkan ditambah dengan cricket, sebab, tahun ini hanya lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu bulutangkis, catur, senam, tenis meja dan tenis lapangan serta satu cabang seni, yakni menyanyi solo.<br /><br />Menurut dia cricket dipertandingkan di Porseni dengan agar lebih mengenalkan olahraga ini kepada peserta didik di masing-masing sekolah, sebab, olahraga tersebut pada PON 2016 di Jawa Barat akan dipertandingkan.<br /><br />Peserta yang mengikuti Porseni sebanyak 216 orang dari delapan kabupaten/kota se-Kaltim. Dua kabupaten yang tidak hadir adalah Mahakam Ulu dan Kutai Barat. (das/ant)</p>