Keterlibatan Swasta Hemat Dana Pembangunan Rp16 Miliar

oleh

Keterlibatan swasta dalam pembangunan diyakini bisa menghemat anggaran pemerintah seperti yang sekarang dilakukan Bupati Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, H Supian Hadi. <p style="text-align: justify;">"Ini merupakan terobosan baru yang menguntungkan semua pihak. Keterlibatan perusahaan swasta dalam penataan wajah Kota Sampit membawa dampak pada hemat anggaran mencapai Rp16 miliar," katanya di Sampit, Jumat.<br /><br />Pernyataan itu disampaikan Supian Hadi saat menerima pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kotim yang melaporkan agenda konferensi organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.<br /><br />"Saya tegaskan bahwa tidak minta duit kepada perusahaan, tapi saya minta partisipasi mereka dalam membangun. Ini penting, jangan nanti ada sengketa lahan, baru datang ke pemerintah daerah. Nanti Pemda lagi disalahkan lambat," katanya.<br /><br />Penataan Kota Sampit dengan taman-taman kecil mulai terlihat bangunannya seperti di Jalan Usman Harun, simpang empat KNPI, depan Museum Kayu, bundaran dan lokasi lainnya. Pembangunan ini sepenuhnya dibiayai perusahaan swasta di Kotim.<br /><br />Supian mengatakan, ide membangun taman-taman tersebut berawal ketika mendapat kritik dari masyarakat dengan menampilkan foto sampah di sejumlah lokasi di Sampit. Lalu dia berkeinginan mengubah wajah kota Sampit menjadi lebih indah dengan melibatkan swasta.<br /><br />"Akhirnya bisa dilihat. Titik-titik itu kini menjadi lebih indah setelah adanya taman kecil. Semua ini atas kemitraan bersama perusahaan swasta. Berapa miliar penghematan yang bisa kita lakukan dengan melibatkan perusahaan," katanya.<br /><br />Sekarang malah mereka yang menawarkan, di mana lagi yang perlu dibangun. Bahkan sudah ada yang siap membantu penataan di kawasan bundaran, kata Bupati Supian Hadi yang saat bertemu pengurus PWI itu didampingi Sekretaris Daerah, Putu Sudarsana.<br /><br />Dia mengatakan, selain taman-taman kecil itu pembangunan yang akan melibatkan perusahaan juga akan dilakukan di sejumlah pintu gerbang di kota ini. Saat ini sudah banyak perusahaan yang menawarkan diri membantu membangun pintu gerbang tersebut.<br /><br />"Ada empat pintu gerbang yang akan dibangun perusahaan, yaitu di Jalan Sudirman, sekitar 500 meter dari bundaran, sekitar 500 meter di jalur lingkar utara, sekitar 500 meter di jalur lingkar selatan dan di depan Pasar Mentaya yang akan kita bangun di eks lokasi Mentaya Theatre," katanya.<br /><br />Pemerintah Kotim kini sedang menata wajah Kota Sampit. Sejumlah proyek sedang dikerjakan seperti membangun bundaran, membangun pintu gerbang, Pasar Mentaya, Islamic Center serta pembangunan ikon kota dengan mengusung maskot patung jelawat di bantaran Sungai Mentaya. <strong>(das/ant)</strong></p>