Ulama Sumatera Barat Buya Masoed Abidin berpendapat, untuk mencegah berkembang aliran sesat maka diperlukan keterpaduan atau sinkronisasi tiga komponen dalam masyarakat yaitu keluarga, lingkungan dan pendidikan. <p>Ulama Sumatera Barat Buya Masoed Abidin berpendapat, untuk mencegah berkembang aliran sesat maka diperlukan keterpaduan atau sinkronisasi tiga komponen dalam masyarakat yaitu keluarga, lingkungan dan pendidikan.<br /><br />"Fenomena aliran sesat terjadi karena pergeseran nilai di masyarakat yang menyebabkan tidak sejalannya tiga komponen yang ada dimasyarakat saat ini yaitu keluarga, lingkungan dan pendidikan," kata Masoed Abidin dalam perbincangan dengan ANTARA di Padang, Rabu.<br /><br />Dikatakan, untuk bisa menyelaraskan tiga komponen tersebut guna membentengi berkembangnya aliran sesat di masyarakat merupakan tanggung jawab bersama untuk mensinkronkannya.<br /><br />"Pemerintah harus memfasilitasi upaya agar tiga komponen yang ada dimasyarakat tersebut bisa selaras sehingga jika ada aliran sesat yang masuk bisa dicegah," kata dia.<br /><br />Dicontohkannya, jika seorang anak telah digembleng dengan pendidikan agama dan tempat ibadah, maka dalam keluarga harus saling bahu-membahu merealisasikan nilai yang diajarkan tersebut.<br /><br />"Sekarang bukan saatnya lagi saling menyalahkan namun yang perlu dilakukan adalah bersama-sama melakukan pencegahan," lanjut dia.<br /><br />Menurutnya, persoalan aliran sesat tidak hanya menjadi tanggung jawab pada ulama , namun merupakan masalah bersama masyarakat yang tidak bisa diselesaikan sepihak.<br /><br />"Karena itu pemerintah diharapkan ikut berpartisispasi mendorong adanya sinkronisasi ketiga komponen tersebut mulai dari lingkungan yang terkecil," kata dia. (Eka/Ant)</p>














