Home / Tak Berkategori

Ketua Dekranasda Minta Pengrajin Jaga Produktifitas Tenun Ikat

- Jurnalis

Kamis, 4 Agustus 2011 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tingkat kunjungan wisata ke kawasan Bukit Kelam dan Betang Panjang terus menunjukan tren positif yang diringi dengan tingkat penjualan kain tenun ikat Dayak yang terus meningkat. Hal tersebut karena seringnya Kabupaten Sintang menjadi tuan rumah beberapa kegiatan tingkat propinsi bahkan nasional sehingga mendatangkan banyak orang. Selain itu, terlihat adanya tren para tokoh masyarakat dan agama di Kabupaten Sintang dan Kalimantan Barat untuk memiliki jas dan rompi dengan bahan tenun ikat. <p>Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M. Si ketika mengunjungi Betang Ensaid Panjang pada Kamis, 4 Agustus 2011 menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang selalu memberikan kain tenun ikat Dayak sebagai cindermata kepada para tamu penting. “untuk itu, jangan sampai suatu saat kami kesulitan mencari kain tenun ini. Karena para tamu akan terus berdatangan ke Sintang ini. Kami selalu memberikan kain tenun sebagai cinderamata, supaya hasil kerajinan masyarakat kita terus dikenal oleh masyarakat luas” jelasnya. </p> <p>Ketua Dekranasda Kabupaten Sintang Ny. Katty Evelina Milton Crosby berharap kepada seluruh penenun tradisional yang ada di Kabupaten Sintang untuk terus menjaga produktifitas mereka dalam membuat tenun ikat, sehingga Kabupaten Sintang tidak akan pernah kekurangan stok kain tenun ikat.</p> <p>“kain tenun ikat sudah dikenal oleh masyarakat luas, untuk itu kita harus bisa menjaga keberlangsungan produksi, kualitas, dan variasi kain tenun. Sehingga kain tenun ikat Dayak Sintang akan terus dikagumi dan dicari oleh orang” pinta Ny. Katty Evelina Milton.</p> <p>Dalam kunjungan tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Sintang memberikan dukungan moril kepada para penenun dengan cara belajar dan mempraktekan cara menenun dalam beberapa saat. “cukup sulit, dan memerlukan ketelitian, kerapian dan kerjakeras dari penenun untuk bisa menghasilkan sebuah kain tenun yang baik. Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sintang untuk menghargai hasil kerajinan para penenun” ajak Ny. Katty Evelina Milton.</p> <p>Beberapa waktu yang lalu, Tenun ikat Dayak mendaapatkan penghargaan dari pemerintah pusat sebagai warisan budaya. Penghargaan tersebut, diterima lansgung oleh Bupati Sintang di Jakarta.</p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru