Ketua DPRD Kotawaringin Timur Bubarkan Rapat Paripurna

oleh

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah membubarkan rapat paripurna ke-6 masa persidangan II 2011. <p style="text-align: justify;">"Rapat paripurna yang seharusnya membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati Tahun anggaran 2010 itu terpaksa kami bubarkan karena Bupati maupun Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi dan Muhammad Taufiq Mukri tidak hadir dalam forum rapat resmi itu," kata Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Jhon Krislie, di Sampit, Selasa.<br /><br />Pembubaran rapat paripurna tersebut berdasarkan kesepakatan bersama seluruh fraksi yang ada di DPRD Kotawaringin Timur karena bupati maupun wakil bupati setempat tidak hadir dalam rapat pembahasan LKPJ.<br /><br />Rapat paripurna hanya dihadiri Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur Putu Sudarsana bersama unsur pimpinan Satuan Kerja Perangkat Darah (SKPD).<br /><br />Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi wajib hadir dalam rapat paripurna itu karena rapat tersebut akan membahas LKPJ bupati dan apabila berhalangan hadir seharusnya diwakilkan kepada Wakil Bupati.<br /><br />Rapat paripurna merupakan forum tertinggi jadi harus dihadiri oleh pemimpin daerah dan bukan mewakilkan kepada Sekda atau pimpinan SKPD karena mereka bukan pemegang kebijakan.<br /><br />Menurut Krislie, ketidakhadiran Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi dalam rapat paripurna bukan untuk pertama kalinya melainkan sering absen.<br /><br />Seorang bupati seharusnya lebih mementingkan tugasnya sebagai kepala daerah daripada urusan pribadinya.<br /><br />"Kami sangat kecewa atas tindakan dan sikap Bupati maupun Wakil Bupati Kotawaringin Timur yang tidak menghadiri rapat paripurna padahal acara itu untuk kepentingan masyarakat," katanya.<br /><br />Dia juga menganggap tindakan Bupati maupun Wakil Bupati telah melecehkan DPRD Kotawaringin Timur. Untuk itu rapat paripurna selanjutnya masih belum bisa dipastikan kapan akan digelar kembali dan yang jelas menunggu hingga kepala daerah siap menghadiri pembahasan LKPJ.<br /><br />Ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur dalam rapat paripurna pembahasan LKPJ memang tidak melanggar tata tertib, namun secara etika mereka telah mengabaikan tugas pokoknya sebagai kepala daerah.<br /><br />Sementara Plt Sekda Kabupaten Kotawaringin Timur Putu Sudarsana mengatakan, ketidak adiran Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi karena ada kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan.<br /><br />"Bupati Kotawaringin Timur ada acara menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandung, Jawa Barat," katanya.<br /><br />Sedangkan Wakil Bupati Kotawaringin Timur Muhammad Taufiq Mukri tidak dapat hadir karena harus mengikuti rapat masalah Beras Miskin (Raskin).<br /><br />Ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur dalam rapat paripurna pembahasan LKPJ tidak ada unsur kesengajaan, melainkan karena ada acara yang penting dan tidak dapat diwakilkan. <strong>(das/ant)</strong></p>