Ketua DPRD Melawi Abang Tajudin secara resmi membuka kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan Seminar Perempuan Ke-44 Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Tanah Pinoh 2016, Melawi, Selasa (24/5) lalu. <p style="text-align: justify;">Kegiatan ini dipusatkan di GKII Jemaat Rehobot Landau Sadak-Tumbak Raya Sayan. kegiatan tersebut berlangsung hingga tanggal 27 Mei 2016. Dalam KKR tersebut panitia mengundang pemateri seminar tingkat lokal juga menghadirkan dari tingkat pusat.<br /><br />Acara pembukaan ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Melawi Kluisen dan sejumlah anggota DPRD Melawi, Camat Sayan, Wesly Buya dan Tokoh GKII Provinsi Kalbar, Milton Crosby sekaligus pemateri seminar serta sejumlah undangan dilingkungan Pemerintah Kecamatan Sayan.<br /><br />Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan itu Agustiati dalam laporannya mengatakan, bahwa KKR dan Seminar Perempuan Ke-44 GKII Daerah Tanah Pinoh 2016 ini diikuti 51 Gereja dan peserta sekitar 500 orang.<br /><br />Ditempat yang sama, Ketua Badan Pengurus Daeran (BPD) GKII Daerah Tanah Pinoh, Pdt Paran Pakun menjelaskan, KKR dan Seminar ini menjadi satu titik tolak untuk bangkitnya kerohanian anak-anak Tuhan di Melawi khususnya di Daerah Tanah Pinoh, untuk melihat berkat Tuhan yang telah dijanjikan. <br /> <br />Menurut Paran Pakun, bahwa hingga saat ini jemaat GKII Daerah Tanah Pinoh berjumlah 29.708 jemaat dengan 51 Gereja. Dia berharap, kiranya gereja tidak hanya bermitra dengan gereja, tetapi dapat bermitra juga dengan pemerintah agar semua dapat berjalan dengan baik termasuk dana bantuan sosial dapat dikucurkan untuk GKII, harapnya.<br /><br />Sementara itu, Ketua DPRD Melawi Abang Tajudin dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan KKR dan Seminar merupakan wujud iman umat kepada Tuhan,bahwa orang yang beriman kepada Tuhan selalu merindukan ibadah. <br /><br />Selain itu juga sebagai ajang silatrurahmi antara umat gereja dan masyarakat.Tajudin mengharapkan, melalui kegiatan KKR dan Seminar ini dapat menjadi sarana untuk menyatakan iman kepada Tuhan, menyatukan perbedaan-perbedaan yang ada, menjalin persatuan dan kesatuan, seiya sekata dan kasih antara sesaman umat Tuhan di Kabupaten Melawi.<br /><br />“Dan yang terpenting adalah dapat menambah pengetahuan dan keimanan kepada Tuhan, sehingga Melawi yang adalah rumah kita bersama ini, senantiasa diberkati Tuhan, seluruh masyarakat hidup dengan aman, nyaman dan damai,” tukasnya.<br /><br />Wakil Ketua DPRD Melawi, Kluisen, ditemui usai pembukaan itu mengharapkan dengan adanya KKR dan Seminar tersebut dapat menumbuhkembangkan keimanan kepada Tuhan. Kata Kluisen, perempuan harus bangkit.<br /><br />Dia juga mengapreasi GKII khususnya yang ada di Kabupaten Melawi setiap tahun konsisten dalam rangka menjalankan program jangka pendek maupun jangka panjang, seperti acara KKR dan Seminar Perempuan ini setiap tahun dilaksanakan dengan bergantian lokasi penyelenggaraan. (KN)</p>

















