Ketum Gerdayak Krisantus Bahas Mekanisme Calon Prajurit Asal Kalbar Bersama Dandim 1207 Pontianak

oleh
Dandim 1207 Kota Pontianak Kolonel Arh Hendra Roza, Sip., menggelar silaturahmi dengan Gerakan Pemuda Dayak Indonesia Kalimantan Barat (Gerdayak)

Pontianak, KN – Dandim 1207 Kota Pontianak Kolonel Arh Hendra Roza, Sip., menggelar silaturahmi dengan Gerakan Pemuda Dayak Indonesia Kalimantan Barat (Gerdayak), pertemuan dilaksanakan di Rumah Betang Soetoyo Pontianak. Senin (25/7/2022).

Kedatangan Dandim disambut Ketua Umum Gerdayak Kalbar Krisantus Kurniawan yang juga Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP Dapil II Kalbar.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi  Kalbar Komisi I Sudarno, hadir juga Emiliana TB Anggota DPRD Kota Pontianak dari Fraksi PDIP, hadir juga Cornelius Kimha, Ketua Dewan Penasehat Gerdayak Kalbar dan sejumlah Anggota pengurus Gerdayak lainnya.

Dalam sambutannya Krisantus Kurniawan, menyambut baik atas kunjungan Dandim 1207 Kota Pontianak ia berharap bisa bekerjasama dengan pihak Dandim Kota Pontianak dalam hal pertahanan.

Disampaikan Krisantus, Gerdayak adalah organisasi mandiri yang siap membantu masyarakat, oleh karena itu ia berharap setiap kegiatan Gerdayak tidak boleh mengedarkan proposal.

“Gerdayak jangan tergantung dengan orang lain, jangan minta-minta uang dengan orang, kalau tidak ada uang jangan buat kegiatan.” Tegasnya.

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan agar dalam hal penerimaan anggota TNI, putra-putri daerah harus mendapat perhatian khusus. “Saya berharap kuota daerah penerimaan prajurit jangan sampai dikurangi.” Pesannya.

Menanggapi harapan Ketua Umum Gerdayak terkait penerimaan prajurit, Dandim berjanji akan membantu putra-putri Kalbar dengan membuatkan buku panduan terkait penerimaan prajurit, yang bisa dipelajari agar putra-putri asli Kalbar bisa lolos menjadi prajurit. Bahkan ia berjanji akan penyampaian kepada Panglima agar kuota penerimaan prajurit untuk Kalbar bisa diperbanyak.

Dalam kesempatan itu ditegaskan Dandim bahwa untuk penerimaan prajurit TNI, dipastikan tidak ada permainan uang. “Dipastikan penerimaan prajurit tidak ada permainan uang, Kodim terbuka, Kodam terbuka.”Jelasnya.

Menurut Dandim, TNI sangat membutuhkan putra-putri daerah terutama untuk menjaga daerah perbatasan.”TNI sangat membutuhkan putra-putri daerah untuk menjadi TNI, apa lagi untuk menjaga daerah perbatasan, untuk menjadi prajurit yang penting sehat jasmani dan rohani, yang lain bisa menyesuaikan.”Jelasnya.

Mengakhiri sambutannya Dandim menyampaikan bahwa pihaknya berencana akan membangun lapangan tembak yang akan diberi nama  Cidayu (Cina Dayak Melayu), hal ini untuk mengakomodir tiga suku besar yang ada di Pontianak.(*)