Klaster Berdaya Picu Warga Transhandil Menginisiasi Arisan Jamban

oleh

Perilaku Hidup Bersih dan sehat berperan penting dalam meningkatkan taraf hidup kesehatan. Salah satu peran penting tersebut adalah dengan adanya jamban di dalam satu rumah. Pasca mendapatkan training dan pemicuan yang difasilitasi oleh PKPU, kader klaster berdaya TransHandil mulai sadar menerapkan perilaku hidup bersih sehat dengan inisiatif pembuatan arisan jamban. <p style="text-align: justify;">Kader mempelopori ide mendesain gambar jamban, membuat rincian dana, dan belajar cara pembuatan jamban yang akan diterapkan melalui arisan jamban. Proses tersebut didasari dengan asas dari oleh dan untuk masyarakat. Sistem gotong royong pembuatan jamban sehat dibagi menjadi 4 kelompok yang terdiri dari 23 orang dengan pelaksanaan pembangunannya dilakukan setiap hari Senin. Penguatan sistem kelembagaan kader mulai berjalan  sehingga  adanya rolling tugas tidak memberatkan masing-masing kader .<br /><br />“Saya berharap dengan sistem pembagian tugas dan gotong royong mempermudah kerja kami, target dalam sebulan minimal bisa membuat dua jamban. Setelah semua kader selesai, kami akan sama – sama melakukan kampanye ke masyarakat yang belum memiliki jamban ”, ujar Pak Kasiran selaku ketua Kader Klaster Berdaya.<br /><br />Memasuki pekan kedua Oktober ini Arisan Jamban telah terwujud di dua nama yang terpilih yaitu Pak Sumpeno dan Pak Setiawan. Rasa kekeluargaan masyarakat begitu erat ketika pak Sumpeno dan pak Setiawan secara suka rela memberikan konsumsi kepada kader dan warga yang ikut berswadaya mewujudkan jamban sehat di rumah mereka. "Alhamdulillah, sekarang saya sudah memiliki jamban sehat untuk keluarga saya. Saya sangat senang karena warga ikut gotong royong membantu sehingga proses pembanguan jamban cepat selesai, terimakasih PKPU ", ucap Setiawan.<br /><br />Dukungan dan pendampingan berkelanjutan turut diberikan oleh Kepala Desa Handil Sohor dan Puskesmas Samuda sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat  masyarakat TransHandil (Mustofa/PKPU/Kotim/rls).</p>