Komisi VIII Alokasikan Tujuh Ribu Calhaj Lansia Diberangkatkan

oleh

Komisi VIII DPR RI mendesak Kantor Wilayah Kementerian Agama Jambi agar mengutamakan calon jamaah haji lansia untuk bisa segera diberangkatkan. Komisi VIII telah mengalokasikan tujuh ribu jamaah lansia secara nasional. <p>Wakil Ketua Komisi VIII Abdul Malik Haramain menegaskan hal tersebut saat memimpin Tim kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Jambi, baru-baru ini.<br /><br />Malik mengungkapkan, berdasarkan laporan Kakanwil Kemenag Jambi, dari 2.081 orang calon jamaah yang berangkat tahun ini, ada tujuh orang yang batal berangkat karena sakit. Kemudian masih ada tiga orang lagi yang menunda keberangkatan. Berarti ada 10 orang yang tidak berangkat. Jadi, calon jamaah haji dari Jambi berjumlah 1.229 orang.<br /><br />Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi VIII Choirul Muna, berharap, calon jamaah haji yang berangkat berusia di bawah enam puluh tahun. Dan ternyata, dari tujuh puluh kuota lansia, tidak semuanya terisi dengan alasan meninggal, tidak bisa melunasi biaya haji, sakit, dan sampai injury time tidak bisa berangkat.<br /><br />Sementara Malik kembali berharap, Kakanwil Kemenag Jambi bisa memperkirakan kapan jamaah haji asal Jambi tak lagi ada lansianya. Kakanwil Kemenag Jambi sendiri sudah berencana menurunkan usia jamaah haji lansia dari 75 tahun menjadi 70 tahun. Bahkan, bila perlu hanya usia 65 tahun. Seperti diketahui, semakin tua usia jamaah, semakin sulit mengaturnya. “Yang penting ada alokasi untuk lansia secara nasional. Itu yang kita maksimalkan,” kata Malik. (rief,mp)</p> <p> </p> <p style="text-align: justify;">Sumber: http://www.dpr.go.id</p>