Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Berikan Edukasi Bagi Penderita HIV-AIDS

oleh

Komisi VIII DPR mendesak Pemerintah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penanggulangan HIV/AIDS. Pasalnya, terdapat 13 Orang Ibu Hamil di Merauke Terindikasi Positif HIV/AIDS yang harus ditangani segera. <p style="text-align: justify;">Hal itu mengemuka saat Komisi VIII DPR mengadakan Kunjungan Kerja ke Propinsi Papua yang dipimpin oleh Ketua Komisi VIII DPR Ledia Hanifa Amaliah, belum lama ini.<br /> <br />Ledia mengatakan, secara keseluruhan yang terindikasi positif HIV/AIDS lebih dari 30 orang perempuan. Khusus di Kabupaten Merauke terindikasi positif HIV/AIDS 20  orang yang sebagian besar ibu rumah tangga, dan lainnya merupakan para pekerja seks komersial (PSK).<br /> <br />Ledia mengatakan, ibu rumah tangga yang terindikasi positif HIV/AIDS dikarenakan tertular dari suaminya yang tidak tahu kalau suaminya mengidap penyakit HIV/AIDS karena suaminya sering melakukan hubungan seks dengan wanita lain yang sudah positif terkena penyakit HIV/AIDS.<br /> <br />"Kejadian seperti ini akan menjadi perhatian dan catatan besar bagi Komisi VIII DPR, dan selanjutnya perlu memberikan edukasi kemasyarakat bahwa hal itu dapat menularkan ke orang lain dan juga membahayakan, jika seorang ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV/AIDS dapat menular keanak yang dikandungnya,"ujarnya usai pertemuan dengan Sekda Bupati Merauke Daniel Pauta dan jajarannya, pertemuan tersebut dilakukan di Aula Hoten Asmat Jln Timani Merauke Papua Selasa (15/7) sore.  <br /> <br />Dia mengatakan, problem besar seperti ini memang akan menjadi perhatian Dewan karena tingkat prostitusi yang ada harus segera diminimalisir, selain itu perlu ditingkatkan edukasi ke masyarakat karena di Kabupaten Merauke sudah sangat tinggi, <br /> <br />"Edukasinya termasuk bagaimana mereka hidup dengan orang yang terkena penyakit HIV/AIDS karena mereka memerlukan penanganan secara khusus, maka Pemerintah Daerah harus menyediakan Rumah Sakit yang menangani khusus pasien yang terkena penyakit HIV/ AIDS walaupun di Merauke sudah ada RSUD Merauke akan tetapi ini bukan Rumah Sakit khusus akan tetapi Rumah sakit Umum,"terangnya.    <br /> <br />Dia menjelaskan, ibu yang positif hamil memang belum tentu menularkan kepada bayinya, namun semua tergantung kapan ditemukan virus tersebut, kalau ditemukan saat mau melahirkan maka kemungkinan besar peluang bagi bayi sangat minim, namun sebaliknya jika ibu hamil tertular sejak usia dini kehamilan maka kemungkinan besar bayinya tidak bisa diselamatkan atau positif terinfeksi HIV/AIDS. <strong>(Spy/das/parle)</strong></p>