Komisi VIII Tampung Aspirasi Warga Wosi Yang Tolak Relokasi

oleh

Dalam kunjungan kerjanya beberapa waktu lalu ke bekas lokasi banjir di distrik Wosi Dalam, Manokwari, Papua Barat, Komisi VIII DPR menerima aspirasi dari sejumlah warga yang tidak ingin di relokasi ke daerah lain. Padahal hampir setiap tahun pemukimannya selalu dilanda banjir. <p style="text-align: justify;"> “Warga tidak ingin direlokasi ke daerah lain, karena bagi mereka ini merupakan tanah leluhurnya yang telah mereka tempati bertahun-tahun lamanya. Sementara Pemda setempat sempat berencana untuk merelokasi mereka dan menghimbau agar warga tidak lagi membangun rumah di sepanjang bantaran kali Wosi, yang dinilainya sangat beresiko tinggi terkena banir saat musim hujan,”ungkap Anggota Komisi VIII, Abdul Aziz Suseno saat menjumpai warga Wosi, Manokwari, Papua Barat.<br /><br />Sementara itu beberapa warga mengatakan bahwa relokasi tidak mengatasi masalah, malah akan menimbulkan masalah baru bagi warga Wosi. Menurut salah satu warga Wosi, Jely, warga sudah beberapa kali mengusulkan kepada pemerintah setempat untuk memperbaikit talut (tanggul) dan memperbaiki drainase atau saluran air, namun belum juga dilakukan. <br /><br />Menanggapi hal itu, Aziz mengatakan sangat memahami ketidakinginan warga untuk direlokasi atau dipindahkan dari tempat tinggalnya yang sudah bertahun-tahun ditempatinya. Namun ia juga tidak ingin jika setiap tahun pemukiman tersebut dilanda banjir, karena tidak sedikit kerugian yang diderita akibat banjir tersebut. Menurut data yang diberikan Pemda setempat ada lima rumah yang terseret arus saat banjir.<br /><br /> Untuk itu Komisi VIII meminta Pemda bekordinasi dengan BNPB  (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk menangani hal tersebut.<br />“Jika normalisasi kali atau sungai serta reboisasi juga sudah dilakukan namun banjir tetap saja melanda pemukiman warga, maka tidak ada cara lain, selain relokasi. Tetapi semua cara tadi harus dilakukan terlebih dahulu,”ungkap Aziz.<br /><br />Ditambahkan Wakil Ketua Komisi VIII, Ledia Hanifa, penanganan banjir di Wosi memang harus menyeluruh dan dari segala sisi. Namun tidak tertutup kemungkinan langkah relokasi juga harus diambil pemda setempat. Untuk mengatasi warga yang tidak ingin dipindahkan, Pemda setempat seyogyanya berkomunikasi dan melakukan pendekatan dengan dewan adat masyarakat setempat. Lewat dewan adatlah Pemda akan memberikan penjelasan kepada masyarakat Wosi akan bahaya atau resiko jika tetap tinggal disekitar Sungai atau Kali Wosi, Manokwari, Papua Barat. <strong>(das/Ayu/parle)</strong></p>