Koordinator Pemekaran Propinsi Kapuas Raya Drs. Milton Crosby, M. Si mengajak tujuh anggota Komite I DPD RI dan I Gede Suratha Pejabat Badan Nasional Pengeloa Perbatasan untuk melihat langsung berbagai fasilitas pendukung siapnya Kota Sintang sebagai Ibu Kota Propinsi Kapuas Raya. Tempat yang dikunjungi adalah Baning Sport Center yang terdiri dari Lapangan Sepakbola, Gedung Kesenian, Padepokan Beladiri, GOR Bulutangkis, GOR Apang Semangai dan arena balapan. <p>Saat mengunjungi Kampus Universitas Kapuas, rombongan disambut langsung Rektor Unka Dr. PetrusAtong, pengurus Yayasan Melati dan para pengajar Unka.</p> <p>Salah satu anggota DPD RI Jacob Jack Ospara menyampaikan bahwa negara Jepang bisa maju karena pendidikan sudah baik dan bermutu.”maka sangat tepat kalau Sintang sudah ada fasilitas pendidikan seperti universitas” jelas Jacob Jack Ospara.</p> <p>Koordinator Pemekaran PKR Milton Crosby menyampaikan bahwa memang pendidikan merupakan hal yang utama. “kita memang terus mendorong peningkatan sumber daya manusia, saat ini di Kota Sintang saja ada delapan peguruan tinggi yang setiap tahun menghasilkan para sarjana” jelas Milton Crosby.</p> <p>Rektor Unka Dr. Petrus Atong menyampaikan komitmen pihaknya untuk membantu meningkatkan sumber daya manusia. “bagi saya pendidikan menjadi kekuatan kita untuk terus membangun daerah ini. Karena pendidikan bisa mengubah perilaku masyarakat. Saat ini Unka memiliki 3.200 mahasiswa dan alumni sebanyak 2. 300 orang” jelas Petrus Atong.</p> <p>Saat meninjau titik nol jalan menuju perbatasan, I Gede Suratha dari BNPP menjelaskan bahwa aemua kawasan perbatasan merupakan kawasan strategis nasional dan sudah masuk dalam Peraturan Presiden tentang tata ruang.”kita akan bantu mendorong dan memperjuangkan perubahan status jalan dari Kota Sintang menuju perbatasan ini” jelas I Gede Suratha.</p> <p>Drs. Milton Crosby, M. Si menyampaikan pihaknya akan terus mendorong status jalan menuju perbatasan dari jalan Kabupaten menjadi jalan strategis nasional karena memang jalan ini penting untuk menjaga pertahanan dan keamanan wilayah perbatasan. “saya yakin jika status jalan menjadi strategis nasional, maka pemeliharaan jalan akan lebih baik dan Indonesia akan mampu mengimbangi jalan Malaysia di kawasan perbatasan yg memang sudah jauh lebih baik dari jalan perbatasan di Republik Indonesia” jelas Milton Crosby.</p> <p>Ketua Panja DOB Komite I DPD RI Dani Anwar menyampaikan posisi Kalbar bagian timur sangat strategis karena berbatasan dengan Malaysia. Berbagai aspek yang ada di wilayah timur sudah siap untuk menjadi propinsi baru. “karena ada di perbatasan, presiden sudah memberikan instruksikan mengutamakan pemekaran di perbatasan. Kami akan bantu. Pikiran dan aksi Pemkab sintang sangat futuristik dalam rangka mengimbangi Sarawak Malaysia” jelas Dani Anwar.</p> <p>Wakil Ketua Komite I DPD RI H. Kamarudin menyampaikan bahwa ini embrio yang baik menuju propinsi baru. “saya sangat terkesan dengan gebrakan menuju terbentuknya Propinsi Kapuas Raya seperti selain bandara, persipan pusat pemerintahan, rumah sakit yang besar dan fasilitas pendidikan. Setelah kunjungan ini kami akan segera lakukan pertemuan internal, dan rapat pleno. Paling lambat 21 Maret 2014, rekomendasi dari kami sudah di tandatangani. Dan paling lambat sebelum Pemilu Presiden Undang-Undang Daerah Otonomi Baru Propinsi Kapuas Raya sudah diketuk palu. Karena kami masih menjabat hingga 21 Oktober 2014” tegas H. Kamarudin.</p>


















