Komitmen dan Transparan Kades Sangat di Perlukan Dalam Penggunaan Desa

oleh

Tahun ini, jumlah dana desa cukup besar, bahkan sampai Rp. 1 Milyar. Transparansi Kepala Desa sangat diperlukan dalam penggunaan dana desa, untuk itu masyarakat juga harus mengetahui pembangunan apa saja yang dilaksanakan dalam penggunaan dana desa tersebut. Hal itu disampaikan kepala desa Laman Mumpung Kecamatan Menukung, Iting. <p style="text-align: justify;">Ia sudah berkomitmen untuk transparan dalam penggunaan dana desanya. Bahkan sebagai bentuk keseriusannya dalam keterbukaan itu ditunjukannya dengan membuat Baliho APBDes, yang dipasangnya di setiap dusun.<br /><br />“Begitu juga dengan Surat Pertanggungjawaban (SPj). Di setiap desa kami pasang balihonya. Ini agar masyarakat mengetahui pembangunan apa saja yang menggunakan dana desa dan besaran jumlahnya,” katanya saat dihubingi melalui via seluler, Minggu (1/5).<br /><br />Lebih lanjut Iting membeberkan beberapa rancangan pekerjaan pembangunan yang akan dilaksanakannya menggunakan dana desa, yang sudah disurveynya. Jika memang sudah disurvey, maka tinggal melakukan verifikasi.<br /><br />Yang pertama, air bersih di RT 05 Mehola Bangis dengan dana Rp. 50 juta. Kedua, Air bersih di dusun laman natai Rp. 50 juta. Ketiga, tong tadah hujan di Dusun Guhung Terapau Rp. 80 juta. Keempat, Pembangkis Listrik Tenaga Surya (PLTS) RT 07 Sungai Dugaan I sebanyak 12 unit Rp. 90 juta. Kelima, jembatan RT 06 Sungai Dugan 2 Rp. 75 juta. Keenam, RT 07 Jembatan Sungai Dugan 1 Rp. 50 juta. <br /><br />Kemudian yang ketujuh, rabat beton RT 04  Pondok Bayan Rp. 50 juta. Kedelapan, MCK Dusun Laman natai Rp. 25 juta. Kesembilan, MCK RT 07 Sungai Dugan I Rp. 25 juta. Kemudian yang kesepuluh, Rabat Beton Dusun Laman Natai RP. 100 juta. Kesebelas, Rehab Polindes pembantu (Postu) sebanyak Rp. 27 juta.<br /><br />“Ini semua lahir dari usulan masyarakat, yang mana memang hasil kunjungan kerja desa ke dusun-dusun.  Yang mengerjakannya juga masyarakat lansung, bukan Kepaa Desa. Jadi supaya masyarakat bisa merasakan hasil pembangunannya sendiri, agar mendapat kepuasan,” katanya. (KN)</p>