KONI Melawi Tetapkan Tiga Cabang Olahrga Unggulan

oleh

Menindaklanjuti instruksi dari Kemenpora terkait penentuan cabang olahraga unggulan, akhirnya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Melawi menentukan cabang olahraga unggulan. <p style="text-align: justify;">“Kami sudah tetapkan tiga cabang olahraga unggulan yakni, Pencak Silat, Kempo dan Tenis Meja,” ungkap M. Ridwan Saidi, Ketua KONI Kabupaten Melawi, kepada Wartawan belum lama ini.<br /><br />Menurut dia, tiga cabang olahraga tersebut dipilih menjadi cabang olahraga unggulan di Kabupaten Melawi, karena selama ini tiga cabang tersebut termasuk cabang olahraga yang cukup berprestasi di Melawi. <br /><br />“Kedepannya tiga cabang olahraga ini akan menjadi prioritas pembinaan oleh KONI Melawi kedepannya,” ujarnya.<br /><br />Dikatakan Ridwan, walaupun hanya tiga cabang yang ditetapkan oleh KONI sebagai cabang olahraga unggulan, bukan berarti cabang olahraga yang lain tidak diperhatikan atau tidak diakomodir. &lt;br /><br />“Namun selama cabang olahraga tersebut masih ada atlet dan kegiatannya aktif, tentu tetap diakomodir  oleh KONI Melawi,” tuturnya.<br /><br />Cabang olahraga Pencak Silat, Kempo dan Tenis Meja menjadi cabang olahraga yang diunggulkan karena tiga cabang tersebut dianggap mampu bersaing dan dianggap mampu meraih prestasi ditingkat nasional. <br /><br />“Itu yang menjadi dasar kami menetapkan tiga cabang tersebut menjadi olahraga unggulan di Kabupaten melawi,” ucapnya.<br /><br />Ridwan menambahkan, untuk memajukan KONI Melawi, pihaknya juga sudah melakukan resavel pengurus. Pengurus yang tidak aktif atau hanya numpang majang nama diganti dengan orang baru yang punya niat untuk aktif. <br /><br />“Mulai dari pembina, penyantun, bahkan pengurus harian KONI juga ada yang diganti menyesuaikan kebutuhan sekarang,” ucapnya.<br /><br />Dia juga menyampaikan, pada tahun ini pihaknya sudah menyusun rencana anggaran KONI untuk tahun 2017, seperti untuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun untuk pembinaan. Sekarang tinggal menunggu audensi kepada Bupati. (KN)</p>