Kontraktor Diminta Kerja Sesuai Target

oleh

Tingginya curah hujan saat ini tidak hanya menimbulkan kehawatiran terjadinya banjir, namun juga akan menjadi kendala pada pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik dilapangan. Terutama terhadap pelaksanaan pekerjaan yang tergantung dengan kondisi cuaca, seperti jalan dan kegiatan pengecoran. <p style="text-align: justify;">Ketua Gapensi Kabupaten melawi, Indra Fahrudi, berikan imbauan kepada para pihak ketiga atau kontraktor supaya menyikapi kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang. <br /><br />“Terutama pekerjaan fisik seperti jalan dan lain-lain untuk bisa mengejar target dan Surat Perintah Kerja (SPK) dari dinas teknis terkait, sehingga pekerjaan bisa tepat waktu,” ungkapny, Jumat (8/9).<br /><br />Menurut dia, apalagi pekerjaan penimbunan dan pemeliharaan jalan, dimana dalam pengerjaanya dilapangan sangat tergantung dengan material dan kondisi cuaca. Sebab kalau hujan pekerjaan tidak bisa dilaksanakan. <br /><br />“Untuk mengharapkan hasil yang baik, otomatis pengerjaanya harus dilakukan pada musim panas,” ujarnya.<br /><br />Termasuk juga material seperti pasir, dengan kondisi air pasang atau banjir tentu penambangan pasir tidak bisa dilakukan. Hal itu juga harus diantisipasi oleh para kontraktor. Setidaknya harus menyetok material biar stok material aman kalau sewaktu-waktu persediaan pasir dipenambang kosong.<br /><br />Terpisah, pengurus Gapeksindo Kabupaten Melawi, Abang Baharudin, mengatakan kondisi cuaca seperti sekarang memang berpengaruh kepada waktu kerja, berpengaruh kepada pasokan material ke lokasi pekerjaan. Bahkan berpengaruh pada kwalitas pekerjaan, terutama pekerjaan pengecoran. <br /><br />“Ini perlu menjadi evaluasi kedepan. Terutama yang berkaitan dengan dimulainya suatu kegiatan dan mencakup prosesnya,” ungkapnya.<br /><br />Namun demikian kata dia, persoalan cuaca ini memang sudah menjadi resiko pekerjaan, karena itu dia minta kepada para kontraktor supaya tetap menjaga mutu dan kwalitas pekerjaanya.<br /><br />“Kami juga berharap kedepan, supaya pemerintah memperhitungkan keadaan alam atau cuaca. Termasuk dalam menyusun tahapan kegiatannya, terutama fisik,” pungkasnya. (KN)</p>