Hingga saat ini konversi minyak tanah ke LPG 3 Kilogram belum dilaksanakan, meski sejumlah kawasan belum didistribusikan tabung, regulator, selang serta kompor namun masih ada kawasan yang belum menerima. <p style="text-align: justify;">Bahkan pemerintah kabupaten Sintang belum mengetahui persis daerah yang belum menerima, pasalnya mitra pertamina yang menyalurkan itu yakni Sektra dan LPKM Untan belum juga memberikan laporan ke Pemerintah Kabupaten Sintang.<br /><br />“Kami belum menerima laporan sejauh mana pelaksanaan penyaluran tabung, regulator, selang dan kompor itu sampai di masyarakat. Oleh karena itu kami beranggapan bahwa konversi itu belum siap, sehingga ubsidi minyak tanah masih terus dilanjutkan sepanjang konversi LPG 3 KG belum seluruh penduduk di kabupaten Sintang menerima. Oleh karena itu, suplai minyak tanah bersubsidi di kabupaten Sintang masih terus berlangsung,” kata Zulkarnaen Kepala Bagian Ekbang Setda Sintang kepada sejumlah wartawan, Rabu (4/1/2011).<br /><br />“Beberapa kali dihubungi melalui telepon melalui Kasubag Administrasi Perekonomian , Imelda Safarisa rekanan pertamina yang melaksanakan penyaluran peralatan untuk kebutuhan konversi itu, sangat mengecewakan. Telepon kami diangkat pun tidak, jangan kan laporan resmi,” ucap Zulkifli kesal.<br /><br />Ditempat yang sama, Kasubag Administrasi Perekonomian , Imelda Safarisa membenarkan bahwa kordinasi yang dijalin ketika awal penyaluran saat ini agak tersendat. Karena kordinasi linas melalui telepon yang dilakukan belum berhasil. “Ada dua mitra pertamina yang menyalurkan tabung dan peraltan kompor gaslainnya. Kedua itu jika saya tidak salah spektra menyalurkan untuk 10 kecamatan dan sisanya dilaksanakan oleh LPKM Untan,” tambah Imelda Safarisa.<br /><br />Namun demikian pihaknya akan berusaha untuk mengumpulkan informasi dari kecamatan-kecamatan terkait penyaluran itu. <br /><br />“Kami juga bingung dengan dua mitra pertamina itu, kami tidak lihat kontraknya, apakah mereka tidak harus memberikan laporan ke pemerintah setempat terkait pelaksanaan pekerjaan mereka,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>


















