Koordinator Pembentukan PKR Perlihatkan Amanat Presiden Tentang Kapuas Raya

oleh

Bupati Sintang sekaligus koordinator pembentukan Provinsi Kapuas Raya, Drs. Milton Crosby, M.Si secara resmi telah menerima surat amanat presiden tentang pembentukan Provinsi di timur Kalbar, dengan nomor R-66/Pres /12/2013, bersifat segera. <p style="text-align: justify;">Milton Crosby menunjukan   Kapuas Raya dalam surat itu, tercantum di urutan ke-61 pada daftar Daerah Otonomi Baru (DOB)  yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudoyono tertanggal 27 Desember. Ampres dikeluarkan sebagai balasan Presiden terhadap surat DPR-RI Nomor LG/11230/DPR/RI tertanggal 29 Oktober 2013, dengan hal penyampaian Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang pembentukan Provinsi/Kabupaten.<br /><br />Terbitnya Ampres ini merupakan bentuk dukungan serta komitmen pemerintah pusat. Dan, sangat berharap kalau sebelum pemilu Kapuas Raya sudah terwujud. “Keyakinan saya ketuk palu pada  Februari atau Maret,” kata dia.<br />Milton menyampaikan terbitnya Ampres merupakan sebuah perjuangan dan dukungan semua pihak. Dimana keinginan dalam mempercepat pembangunan wilayah timur Kalbar mendapatkan respon positif. Apalagi timur Kalbar merupakan kawasan perbatasan. Berbatasan langsung dengan Malaysia. <br /><br />Proses panjang hingga terbit Ampres, menurut Milton, merupakan wujud komitmen masyarakat timur dalam memperjuangkan Kapuas Raya. Semangat serta tanpa putus asa disebut sebagai modal penting. Sehingga semua dapat dilalui bersama. Hingga Kapuas Raya masuk sebagai salah satu usulan atas hak inisiatif DPR untuk menjadi DOB.<br /><br />Dalam ampres yang ditunjukkan Milton ikut tertera  dua kabupaten di Kalbar masuk sebagai calon DOB. Yaitu Banua Lanjak dan Sekayam Raya. Kedua calon kabupaten tersebut jika terwujud juga akan hadir sebagai bagian dari wilayah provinsi Kapuas Raya. Benua Lanjak dengan Kabupaten induk Kapuas Hulu, dan Sekayam Raya, kabupaten induknya adalah Sanggau.<br /><br />Milton juga menyatakan terbitnya ampres sebagai anugerah luar biasa. Lantaran penantian sudah panjang. Karena itu, sebagai koordinator, dirinya akan terus membangun komunikasi intensif dengan panitia. Hal sama akan dilakukan dengan pemerintah pusat. DPD dan DPR. <br /><br />Persetujuan provinsi induk (Kalbar), menurut Milton, berdasar rekomendasi yang ditandatangani Gubernur Kalbar priode 2002-2007 Usman Jafar, dan Zulfadli sebagai ketua DPR,pada priode 2004-2009. Maka Milton menyatakan dukungan pemprov Kalbar  tidak bisa dilepaskan dalam perjuangan Kapuas Raya.<br /><br />Menurut Miton Kapuas Raya telah diperjuangkan seangkatan dengan Banten maupun Gorontalo. kedua provinsi tersebut lebih dulu menjadi DOB. Namun semua dinilai mempunyai hikmah sendiri, meski Kapuas Raya pada 2013 baru terbit Ampresnya. Sehingga  persiapan bisa kian matang. Termasuk untuk fasilitas pendukungnya. <br /> <br />Milton menambahkan bila Kapuas Raya sudah resmi menjadi DOB, Pemkab Sintang akan siap mendukung penuh. Termasuk memberikan pegawai, jika memang dibutuhkan. Dan, untuk fasilitas bagi Pjs Gubernur dan Sekda, Milton sudah menyanggupi menyiapkan. <br /><br />“Rumah dan mobil dinas akan kita berikan. Semua tidak masalah. Ada beberapa tempat yang dimungkinkan sebagai rumah jabatan Pjs Gubernur,” kata Milton. “Kalau Pjs Gubernur dan Sekda, yang menentukan Kemendagri,” tambahnya.<br /><br />Salah seorang warga Sintang, Djohani, ikut menyambut antusias  Kapuas Raya bakal disetujui menjadi DOB. Sebagai masyarakat, dirinya berharap dapat menjadi modal dalam percepatan pembangunan. Satu diantaranya mengatasi persoalan infrastruktur, yang dianggapnya kondisi jalan di wilayah timur Kalbar begitu memprihatinkan, dan perlu dibenahi.<strong>(fik/das)</strong></p>