Koordinator: Pembentukan Provinsi Kapuas Raya Sesuai Rencana

oleh

Koordinator Pembentukan Provinsi Kapuas Raya Milton Crosby optimistis tidak ada masalah berarti dalam pembentukan provinsi itu karena hingga kini prosesnya tetap berjalan sesuai dengan rencana. <p style="text-align: justify;">"Saat ini berkas pemekaran Provinsi Kapuas Raya sudah masuk ke Badan Legislatif (Banleg) DPR RI dan dalam persiapan menjadi Rancangan Undang-Undang (RUU) serta proses kelengkapan syarat administratif," kata Milton Crosby di Pontianak, Selasa.<br /><br />Menurut dia, dengan melihat proses itu, secara umum pembentukan Provinsi Kapuas Raya sudah tidak menjadi masalah.<br /><br />Milton yang juga Bupati Sintang itu mengatakan, syarat administrasi yang saat ini masih belum dilengkapi adalah persetujuan dari Pemerintah Provinsi Kalbar.<br /><br />"Berupa persetujuan penyerahan aset, persetujuan pembiayaan selama tiga tahun dan juga persetujuan penyerahan pegawai," kata Milton Crosby.<br /><br />Ia tidak memandang kesalahan administrasi yang pernah mengemuka dimana dirinya menyurati DPRD Provinsi dengan menggunakan kop surat dan tanda tangan sebagai Bupati Sintang.<br /><br />"Karena posisi saat ini sudah mendapat mandat dari kabupaten-kabupaten yang ingin bergabung dalam Provinsi Kapuas Raya," kata dia.<br /><br />Ia mengungkapkan, pihak yang mempermasalahkan surat itu pula yang dulu meminta rekomendasi.<br /><br />Wacana pembentukan Provinsi Kapuas Raya berasal dari sejumlah kabupaten yang berada di wilayah hulu dan pedalaman Sungai Kapuas, Kalbar.<br /><br />Kabupaten yang siap bergabung yakni Sintang, Sekadau, Sanggau, Melawi dan Kapuas Hulu.<br /><br />Alasan utama pemekaran untuk mempersingkat rentang pelayanan dari ibu kota provinsi yang berjarak sekitar 400 kilometer serta mempercepat pembangunan di lima kabupaten tersebut. <strong>(phs/Ant)</strong></p>