Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sekadau menggelar pelatihan manajemen pengelolaan koperasi di gedung Kateketik, Rabu (30/11/2011). <p style="text-align: justify;">Asisten Pemerintahan Sekretaiat Daerah Sekadau Sabas SIP membuka kegiatan itu dan diikuti ratusan pengurus koperasi. Sabas berharap pelatihan mampu meningkatkan kemampuan manajerial para pengurus koperasi. Terutama pengelolaan keuangan dan pelaporannya. <br /><br />“Jangan setelah terima bantuan dana namun kepengurusan malah tidak jelas,” paparnya.<br /><br />Kesempatan sama, Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Sekadau Isdianto menyebut terdapat 124 koperasi se-Kabupaten Sekadau. Mayoritas koperasi itu berkategori sehat dengan manajemen baik. Khususnya tujuh credit union di Kabupaten Sekadau patut menjadi acuan karena dimulai dengan pendidikan. <br /><br />“Pengurus koperasi sangat perlu mendapat pendidikan maupun pelatihan,” sebut dia.<br /><br />Sekadau kata Isdianto terdapat banyak perusahaan sawit. Perusahaan-perusahaan sawit itu memerlukan koperasi untuk mendukung pengangkutan buah maupun penyaluran pupuk. <br /><br />“Peran koperasi sangat signifikan,” cetusnya.<br /><br />Lebih jauh menurut Isdianto koperasi unit desa mendominasi jenis koperasi. Pengurus koperasi diperkenankan berstatus pegawai negeri sipil. Kalaupun banyak pengurus koperasi berstatus pegawai negeri sipil lebih dikarenakan kriteria pendidikan dan kemampuan manjerialnya. <br /><br />“Terpenting koperasi berkembang dan anggota menjadi sejahtera,” ucap dia.<br /><br />Terhadap beberapa koperasi yang mendapat bantuan dana dari pemerintah pusat dipastikan Isdianto berdampak positif untuk perkembangan koperasi. Selanjutnya, para koperasi penerima diharapkan membuat laporan pertanggungjawaban. <br /><br />“Ini untuk kelanjutan pemberian dana,” katanya.<br /> <br />Lebih jauh, Isdianto menuturkan koperasi sesuai dengan karakteristik masyarakat. Krisis global terbukti tidak mempengaruhi koperasi. <br /><br />“Koperasi dari anggota untuk anggota,” ungkap dia.<br /><br />Kesempatan berbeda, Bupati Simon Petrus mengatakan koperasi khususnya kredit union turut membantu pemerintah dalam pembangunan. Para anggota kredit union mendapat pendidikan tentang keuangan dan berhemat. <br /><br />“Sama-sama sinergi membangun daerah dan masyarakat,” cetusnya. <strong>(phs)</strong></p>















