Kopertis Kalimantan Bertekad Tingkatkan Kapasitas PTS

oleh

Koordinator Kopertis XI Kalimantan Prof Dr H. Idiannor Mahyudin menyatakan, pihaknya bertekad meningkatkan kapasitas perguruan tinggi swasta di wilayah itu. <p style="text-align: justify;">Idiannor yang juga Wakil Rektor III Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin mengemukakan hal itu sebelum pengukuhan Prof H. Rustam Effeni sebagai Guru Besar pada perguruan tinggi negeri tersebut, Rabu.<br /><br />Menurut dia, perguruan tinggi swasta (PTS) punya peran besar meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal dasar pembangunan.<br /><br />Kalau cuma mengandalkan perguruan tinggi negeri yang kapasitas atau daya tampung terbatas, maka tidak mungkin dapat melakukan percepatan peningkatan SDM bangsa termasuk di Kalimantan atau Kalsel.<br /><br />"Karena itu suatu keniscayaan PTS yang melahirkan SDM berkualitas juga harus ditingkatkan kapasitasnya baik secara kuantitas maupun kualitas," katanya.<br /><br />Sebagai langkah awal untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas PTS di "Bumi Borneo" tersebut, dia menyatakan, akan melakukan invetarisasi permasalahan yang dihadapi PTS selama ini.<br /><br />"Dari permasalahan itu kita upayakan bersama mencari solusi terbaik, misalnya dengan melibatkan bantuan pihak ketiga terkait peningkatan SDM tenaga dosen," lanjut mantan aktivis Ikatan Pers Mahasiswa Indonesia (IPMI) tersebut.<br /><br />Selain itu, sesuai tuntutan glolbalisasi, PTS harus mampu bersaing bukan hanya agar tetap bertahan tapi lebih dari itu terus meningkat baik secara institusi maupun keluaran secara kuantitas dan kualitas, demikian Idiannor.<br /><br />Sementara Prof Rustam Effendi menyampaikan orasi ilmiah untuk pengukuhan sebagai Guru Besar berjudul "Undang-Undang Sultan Adam (Perspektif Linguistik Antropologi dan Hermeneutika".<br /><br />Pengukuhan sebagai Guru Besar tersebut dalam Rapat Senat Terbuka Unlam dipimpin Rektor Prof Sutarto Hadi di ruang rektorat setempat.<br /><br />Rustam Effendi Guru Besar pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unlam Banjarmasin dengan bidang studi bahasa Indonesia, kelahiran Desa Karatungan, Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel.<br /><br />Anak desa asal kawasan Pegunungan Meratus dan mantan Dekan FKIP Unlam tersebut menyelesaikan studi program doktor bidang bahasa di negeri jiran Melaysia.(das/ant)</p>