Kota Banjarmasin Evaluasi Target Adipura

oleh
oleh

Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Sudah selayaknya mengevaluasi target meraih penghargaan Adipura, penghargaan terginggi dalam bidang kebersihan. <p style="text-align: justify;">Meski pada tahun 2011 pihak Pemerintah Kota Banjarmasin tidak menargetkan masuk peringkat atau mendapat penghargaan kebersihan berupa Adipura, kata Wakil Wali Kota Banjarmasin Irwan Ansyari, Kamis.<br /><br />Evaluasi tersebut perlu dilakukan karena kondisi Kota Banjarmasin saat ini memang belum layak mendapat penghargaan Adipura, tambahnya.<br /><br />Oleh sebab itu, Banjarmasin baru dikatakan siap menerima Adipura setelah kondisinya benar-benar bersih, nyaman, rindang sehingga menimbulkan kesan keteduhan.<br /><br />Namun cita-cita tersebut tidak akan tercapai tanpa kerja sama Pemerintah Kota Banjarmasin bersama dengan masyarakat sebagai faktor pendukung utama kebersihan dan kenyamanan kota.<br /><br />"Jika Banjarmasin mendapatkan penghargaan Adipura, maka dikhawatirkan penghargaan tersebut akan menimbulkan pertanyaan besar, karena kondisi kota masih terlihat kurang bersih," tandasnya.<br /><br />Alasan lain tidak menargetkan Adipura, yaitu masih kurangnya kesadaran sebagian masyarakat akan kebersihan dan masa kerjanya sebagai Wali Kota Banjarmasin yang baru memasuki satu tahun.<br /><br />"Meski demikian seluruh satuan perangkat kerja daerah (SKPD) Kota Banjarmasin yang terkait diwajibkan meningkatkan segala upaya untuk melakukan perbaikan," demikian Irwan.<br /><br />Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin, H Hamdi menyatakan, pihaknya saat ini berupaya keras melakukan pembenahan di sektor kebersihan dan penghijauan.<br /><br />Dengan demikian diharapkan seluruh masyarakat Banjarmasin dapat berpartisipasi guna menciptakan kota yang bersih agar dapat meraih peningkatan nilai Adipura di tahun-tahun mendatang, katanya.<br /><br />Partisipasi dimaksud, antara lain kepedulian warga, baik penduduk kota Banjarmasin sendiri maupun masyarakat pendatang yang berkunjung ke ibukota Kalsel sama-sama menjaga kebersihan lingkungan.<br /><br />Kebersihan lingkungan mencakup jalanan, pasar, sarana dan prasarana sosial atau umum, serta kawasan permukiman yang menjadi tempat tinggal sendiri.<br /><br />Selain itu, peduli terhadap upaya menciptakan keteduhan, seperti menanam pohon peneduh dan memeliharanya sehingga bisa berfungsi sebagai penyejuk dan keindahan kota, demikian Hamdi. <strong>(phs/Ant)</strong></p>