Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, sejak 1 Juni 2011 resmi memiliki Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) yang berada di bawah naungan Yayasan Universitas Singkawang. <p style="text-align: justify;">Ketua STKIP Singkawang Andi Mursidi di Pontianak, Rabu, mengatakan, mulai Senin (6/6) pihaknya membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2011/2012 untuk empat program studi (Prodi), yakni Bimbingan dan konseling, Pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, Pendidikan matematika dan Pendidikan fisika.<br /><br />Berdirinya STKIP Singkawang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan No SK:88/E/0/2011 dengan empat Prodi. "Setelah empat tahun kami merintis untuk mendidikan STKIP ini," kata Andi.<br /><br />Ia menjelaskan, berdirinya STKIP Singkawang yang berlokasi di Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, tidak ada sangkut pautnya dengan STKIP PGRI di kota itu yang telah dibubarkan beberapa tahun lalu, meski pun kampus STKIP Singkawang menyewa gedung itu untuk sarana perkuliahan milik Yayasan PGRI.<br /><br />"Kami menargetkan dua tahun mendatang status hukum STKIP Singkawang sudah terakreditasi sesuai dengan UU Pendidikan yang mensyaratkan itu," kata Ketua STKIP Singkawang.<br /><br />Meski pun baru memulai membuka penerimaan mahasiswa baru STKIP Singkawang menargetkan bisa menampung sekitar 250 orang untuk empat Prodi yang didukung 24 dosen, yakni delapan dosen berpendidikan S2 dan sisanya 16 dosen berpendidikan S1, katanya.<br /><br />Wali Kota Singkawang, Hasan Karman menyambut baik telah dibukanya STKIP Singkawang, sehingga menambah pilihan bagi masyarakat kota itu untuk melanjutkan pendidikan strata satu, selain yang sudah ada yakni, STIH, STIT, STIE Budi Mulia dan lain-lain.<br /><br />"Selamat kami ucapkan pada STKIP Singkawang yang mulai tahun ini menerima mahasiswa baru, semoga dengan kehadirannya bisa menjadikan Singkawang sebagai kota pendidikan," katanya.<br /><br />Wali Kota Singkawang menambahkan, dengan kehadiran STKIP Singkawang maka para lulusan SMA tidak perlu lagi bingung untuk melanjutkan pendidikan hingga keluar kota, cukup di dalam kota saja selain murah juga mudah dijangkau.<br /><br />"Kami berharap lulusan STKIP Singkawang mendatang bisa menghasilkan calon-calon guru yang cerdas sehingga bisa mengabdikan dirinya dalam memajukan dunia pendidikan di Singkawang dan Kalbar umumnya," kata Hasan Karman.<br /><br />Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Singkawang Sofian menyatakan, peluang STKIP Singkawang untuk menarik minat mahasiswa baru cukup terbuka lebar karena tahun ajaran 2010/2011 ada sekitar 2.000 siswa SMA/sederajat yang lulus ujian nasional.<br /><br />"Di samping itu hingga 2014 mendatang ada ribuan guru dari SD hingga SMP yang memasuki masa pensiun sehingga sangat membuka peluang lulusan STKIP Singkawang untuk mengisi formasi tersebut," katanya.<br /><br />Sofian menambahkan, pada dasarnya Diknas Kota Singkawang menyambut baik telah berdirinya STKIP Singkawang dalam memajukan dunia pendidikan di kota itu. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














