Kotabaru Kekurangan Kuota Premium 12.000 KL

oleh

Kabupaten Kotabaru, sekitar 350 Kilometer sebelah tenggara Banjarmasin, Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan, hingga saat ini masih kekurangan jatah premium sekitar 12.000 kiloliter. <p style="text-align: justify;">Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), Perdagangan dan perindustrian Kotabaru, Minggu Basuki, di Kotabaru, Minggu, mengatakan, kebutuhan BBM jenis premium untuk Kotabaru sekitar 50.000 kiloliter.<br /><br />"Namun kenyataanya, Kabupaten Kotabaru hanya mendapatkan kuota dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sebesar 37.000 kiloliter lebih," jelasnya seraya mengatakan dengan demikian masih ada minus, sekitar 12.000 kiloliter lebih.<br /><br />Basuki juga mempertanyakan, apakah kuota 37.000 kiloliter lebih itu apakah benar sudah direalisasikan oleh PT Pertamina sebagai operator distibusi BBM.<br /><br />"Wajar jika di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), di Kotabaru, terjadi antrean kendaraan," ucapnya.<br /><br />Untuk menutupi kekurangan tersebut, Pemkab Kotabaru sudah beberapa kali mengajukan tambahan kuota ke BP Migas.<br /><br />Ia mengaku, perhitungan kuota tersebut sudah dihitung berdasarkan jumlah kendaraan roda dua dan roda empat, perahu nelayan, dan nelayan, serta elemen yang lainnya.<br /><br />Sebelumnya, Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, mendatangi PT Pertamina di Jakarta untuk meminta tambahan kuota BBM bersubsidi, dan pendirian SPBU baru guna mengatasi antrean panjang kendaraan maupun konsumen yang memerlukan bahan bakar minyak.<br /><br />Menurut dia, ada dua pilihan untuk mengatasi antrean panjang kendaraan di SPBU yang terjadi di Kotabaru akhir-akhir ini.<br /><br />"Solusi pertama, Pertamina menambah kuota BBM bersubsidi untuk didistribusikan merata di Kotabaru. Kedua, Pertamina menambah pendirian SPBU baru di beberapa daerah," ujarnya.<br /><br />Berdasarkan perhitungan, ujar Irhami, kebutuhan premium di Kabupaten Kotabaru masih terjadi kekurangan sekitar 35 Kiloliter sedangkan solar 24 Kiloliter.<br /><br />Bupati mengharapkan, Pertamina menambah sedikitnya tiga SPBU, dua unit dibangun di wilayah Pulau Laut, dan satu lagi didirikan di antara Kecamatan Pamukan Barat atau Pamukan Utara di daratan Pulau Kalimantan.<br /><br />Vice President Asset Management PT. Pertamina, Ghatot Harsono, mengatakan, pihaknya segera membawa permasalahan penambahan kuota BBM yang diajukan Pemkab Kotabaru ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), sebagai lembaga yang mengurusi kuota pasokan BBM di Indonesia. <strong>(das/ant)</strong></p>