Kotabaru Perketat Pengawasan Realisasi Dana Bos

oleh

Dinas Pendidikan Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengetatkan pengawasan penggunaan dana bantuan operasional sekolah agar tepat sasaran. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru Eko Suryadi Widodo Sahdan MM, Senin, mengatakan langkah ini dilakukan dana bantuan operasional sekolah (BOS) benar-benar dapat bermanfaat bagi sekolah dan siswa.<br /><br />Ia mengatakan, untuk memperketat pengawasan tersebut pihaknya masih menghadapi kendala terutama dana karena hingga saat ini belum ada alokasi dana khusus untuk pengawasan.<br /><br />"Meski tidak ada dana khusus untuk tenaga pengawas, kami tetap akan mengerahkan petugas dari Dinas Pendidikan untuk mengawasi penggunaan dana BOS yang jumlahnya cukup besar," katanya.<br /><br />Ia mengatakan, dana BOS bersumber dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. "Pemerintah daerah telah mengalokasikan dana pendamping BOS sekitar 70 persen dari dana pemerintah pusat," katanya.<br /><br />"Dalam APBD Kotabaru 2010, dialokasikan dana pendamping BOS sekitar Rp4,5 miliar untuk 337 SD hingga SMA," katanya.<br /><br />Dana tersebut untuk 40.143 orang siswa dari 258 SD/MI dengan jumlah Rp522 juta per bulan, untuk 12.435 orang siswa SMP dari 77 sekolah senilai Rp224 juta, dan untuk 7.807 orang siswa dari 36 SMA sebesar Rp528 juta.<br /><br />Ia berharap dengan dana BOS pusat dan daerah tersebut dapat meningkatkan mutu pendidikan dan dapat memperbaiki sarana dan prasarana sekolah di daerah ini. <strong>(phs/Ant)</strong></p>