Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada tahun 2011 menargetkan produksi padi kering panen sebesar 112 ribu ton atau naik sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 102 ribu ton. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Pertanian Kotabaru H Zuhairil Anwar di Kotabaru, Selasa, mengatakan, pihaknya optimistis target naik sebesar 10 persen produksi dari tahun 2010 tersebut akan terealisasi.<br /><br />"Musim tanam 2010 target produksi gabah kami sekitar 102 ribu ton, sedangkan tahun ini ditarget naik sekitar 10 persen atau sekitar 112 ribu ton gabah kering panen," katanya.<br /><br />Sedangkan realisasi produksi gabah kering panen (GKP) 2010 sekitar 93 ribu ton dari luas tanam sekitar 24.000 hektare.<br /><br />Sebelumnya Zuhairil mengatakan, target 2010 minus sekitar 6 ribu-7 ribu ton, karena curah hujan tinggi.<br /><br />Kegagalan produksi tahun 2010, kata Zuhairil, menjadi pelajaran untuk musim tanam 2011.<br /><br />Sementara itu, untuk merealisasikan target produksi gabah kering panen tersebut, mulai minggu ketiga November 2011 petani di wilayah Kotabaru mulai melakukan persiapan tanam padi sawah dengan membersihkan lahan dengan cara dibabat dan dibakar.<br /><br />"Musim tanam khusus untuk padi sawah tergolong normal dan tidak ada perubahan maju atau mundur, karena curah hujan relatif stabil," katanya menjelaskan.<br /><br />Dikatakan, untuk musim tanam padi sawah terjadi mulai November-Desember.<br /><br />Namun realisasinya bisa terjadi kelambatan hingga Maret-April, namun relatif kecil petani yang melakukantanam diaakhir musim. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















