Kotawaringin Timur Andalkan PAD Listrik Industri

oleh

Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah berupaya menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dengan mengandalkan retribusi energi listrik di industri yang ada di daerah ini. <p style="text-align: justify;">"Dalam rangka menunjang PAD, saat ini kami sedang melakukan verifikasi dan mengirim surat kepada mereka untuk mengurus perizinan mengenai penggunaan energi, terutama yang di kebun-kebun. Penggunaan diesel itu laik atau tidak, nanti ada sertifikasi. Kontribusinya nanti dihitung per Kwh yang dipakai meskipun itu listrik punya mereka sendiri," kata Kepala Distamben Kabupaten Kotawaringin Timur, Fajrurrahman di Sampit, Kamis.<br /><br />Dijelaskannya, tiap perusahaan perkebunan, pertambangan dan lainnya, terlebih yang memiliki pabrik, harus memiliki sertifikasi laik terkait penggunaan energi dan peralatannya di kebun mereka.<br /><br />Jika sudah mengantongi seritifikasi, tambahnya, barulah perusahaan tersebut bisa mendapatkan izin operasional yang nantinya kontribusinya terhadap daerah akan dipungut sesuai aturan yang berlaku.<br /><br />Fajrurrahman berterima kasih kepada pengusaha di sektor perkebunan dan pertambangan yang sudah terbuka, sepakat serta menerima dengan baik aturan ditetapkan itu.<br /><br />Dia berharap kerjasama yang baik tersebut bisa terus terjalin karena tujuan aturan itu adalah untuk kiemajuan daerah dan masyarakat.<br /><br />"Saat ini sudah beberapa perusahaan perkebunan mengurus ke Distamben. Kita berharap seluruh kebun pada bulan Agustus nanti sudah tuntas mengenai izin operasional listrik, terlebih bagi kebun yang sudah punya pabrik. Sudah ada enam perusahaan yang mengajukan," katanya.<br /><br />Jika rencana ini bisa terealisasi, dia mengaku sangat optimistis akan terjadi pemasukan yang sangat signifikan dari sektor energi.<br /><br />Apalagi jika mengingat jumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang beroperasi di Kabupaten Kotawaringin Timur ini sangat banyak sehingga menjadi potensi besar bagi pemasukan daerah.<br /><br />Upaya mendongkrak PAD dengan cara seperti itu, kata dia, bukanlah sesuatu yang aneh. Aturan juga memperbolehkan sehingga tinggal koordinasi yang bagus antara pemerintah dengan pihak-pihak yang terkait dengan target penarikan retribusi bagi daerah tersebut.<strong> (das/ant)</strong></p>