Kotawaringin Timur Bedah 30 Rumah Warga Miskin

oleh

Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mendapat jatah perbaikan 30 unit rumah warga tidak mampu melalui Program Bedah Kampung yang diusulkan beberapa waktu lalu. <p style="text-align: justify;">"Kami mengusulkan 100 rumah, sedangkan hasil rapat koordinasi di Bandung, ternyata hanya 30 buah rumah yang mendapat bantuan perbaikan. Untuk waktu pelaksanaannya, kami masih menunggu informasi dari pusat," kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kotawaringin Timur Fadlian Noor di Sampit, Selasa.<br /><br />Program Bedah Kampung digagas Karang Taruna Kotawaringin Timur bersama Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kotim. Desa yang dipilih adalah Desa Tinduk Kecamatan Baamang karena kondisi masyarakat di desa ini cukup memprihatinkan padahal letaknya hanya beberapa kilometer dari pusat Kota Sampit.<br /><br />Desa Tinduk merupakan desa binaan Karang Taruna Kotawaringin Timur untuk pemberdayaan masyarakat setempat agar mandiri dan maju. Pengurus Karang Taruna melakukan identifikasi di lapangan saat pengusulan 100 buah rumah yang dinilai perlu diperbaiki.<br /><br />Karang Taruna bersama Dinsosnakertrans bahkan menyampaikan langsung usulan Bedah Kampung tersebut kepada salah satu pejabat Kementerian Sosial saat pertemuan Karang Taruna se-Indonesia di Solo beberapa waktu lalu.<br /><br />"Kami tunggu tim dari Dinas Sosial Provinsi Kalteng dan Kementerian Sosial RI memverifikasi dan memvalidasi ke lokasi karena berasumsi bahwa jumlah yang harus bisa dibantu lebih dari yang rencananya mereka akomodir. Dinsosnakertrans Kotawaringin Timur tahun 2014 ini mengalokasikan anggaran untuk upah tukang rehab rumah nanti," ucap Fadlian.<br /><br />Ketua Karang Taruna Kotim, Abdul Hafid mengatakan, program Bedah Kampung tersebut untuk membantu masyarakat tidak mampu agar bisa memperbaiki rumah mereka sehingga bisa menempati rumah yang layak.<br /><br />"Selain Program Bedah Kampung, Karang Taruna juga menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat agar masyarakat bisa mandiri dalam hal ekonomi sehingga kesejahteraan mereka meningkat," harap Hafid. <strong>(das/ant)</strong></p>