Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur bertekad menjadikan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran XVII Tingkat Kalimantan Tengah di Sampit pada 11-17 Mei merupakan yang terbaik seprovinsi itu. <p style="text-align: justify;">"Kami siap lahir dan batin untuk menyelenggarakannya. Saya ikut langsung dalam perencanaan desain. Kami ingin ini berkesan dan orang akan ingat bahwa penyelenggaraan MTQ yang terbaik itu, ya, di sini," kata Bupati Kotim, H Supian Hadi di Sampit, Senin.<br /><br />Kesiapan Kotim sebagai penyelenggara MTQ ini juga dipaparkan di hadapan rombongan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur�an Provinsi Kalteng yang datang ke Sampit untuk meninjau persiapan pada Minggu (23/3/2014) malam.<br /><br />Untuk menggelar "event" ini menjadi spektakuler dengan niat menyemarakkan syiar Islam dan pengembangan Al Quran, panitia telah menggandeng salah satu "event organizer" (EO) ternama yang sudah berpengalaman menggelar cara-acara besar berskala nasional.<br /><br />Pihak EO bahkan sudah memaparkan secara singkat konsep panggung raksasa yang megah dipadu dengan teknologi pencahayaan untuk acara pembukaan, pelaksanaan hingga penutupan MTQ yang rencananya dipusatkan di Stadion 29 November Sampit tersebut.<br /><br />Panitia ingin pelaksanaan MTQ kali ini memberi kesan bagi masyarakat Kalteng, khususnya kafilah dari 14 kabupaten/kota di Kalteng yang akan tampil dalam ajang tersebut dengan tujuan utama menggelorakan pengembangan seni baca al qur’an.<br /><br />Acara tahunan ini diperkirakan akan menelan biaya antara Rp 19 miliar lebih untuk seluruh rangkaian. Dana itu berasal dari APBD Provinsi Kalteng sebesar Rp 1,2 miliar lebih, sumbangan dari APBD kabupaten/kota se Kalteng sebesar Rp 2,6 miliar lebih dan Rp 14 miliar lebih yang diupayakan Pemkab Kotim, baik dari APBD maupun sumbangan tidak mengikat dari masyarakat dan swasta.<br /><br />"Untuk pendanaan, insya Allah tidak ada masalah. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena masyarakat dan semua pihak dengan tangan terbuka membantu kami," ucap Supian.<br /><br />Rangkaian lomba rencananya akan dilaksanakan di beberapa lokasi, di antaranya di aula Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda, ruang rapat komisi DPRD Kotim, Gedung Wanita, Gedung Serbaguna, Gelanggang Olahraga Habaring Hurung, sekretariat Masjid Agung Al Falah dan lainnya.<br /><br />Untuk pemondokan, panitia sudah menyiapkan 21 lokasi di Kecamatan Baamang dan 11 lokasi di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Dalam MTQ ini, panitia telah membatasi jumlah kafilah tiap kabupaten/kota yaitu maksimal 100 orang.<br /><br />"Mohon doa masyarakat supaya Kotim sukses menjadi penyelenggara MTQ dan juga bisa menjadi juara umum. Kami akan berusaha maksimal untuk mempersembahkan yang terbaik," janji Supian.<br /><br />Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalteng, H Muchtar mengapresiasi kesiapan yang dilakukan Pemkab Kotim. Dia mengingatkan agar koordinasi terus dilakukan antara panitia di tingkat kabupaten dan provinsi supaya tidak ada kendala saat pelaksanaan.<br /><br />"Nanti pak Gubernur dan Wakil Gubernur hadir saat pembukaan. Makanya kami juga membawa bagian protokol Pemprov Kalteng supaya bisa berkoordinasi lebih awal dengan protokol di Kotim. Kita semua berharap acara ini berjalan lancar dan sukses," kata Muchtar. <strong>(das/ant)</strong></p>

















