Home / Tak Berkategori

Kotawaringin Timur Butuh Pasokan 20.000 Ton Beras

- Jurnalis

Kamis, 2 Februari 2012 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, memerlukan pasokan 20.000 ton beras dari daerah lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. <p style="text-align: justify;">"Produksi padi petani lokal tidak mampu mencukupi kebutuhan dalam daerah sehingga untuk menutupi kekurangan tersebut terpaksa didatangkan dari daerah lain," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kotawaringin Timur I Made Dikantara di Sampit, Kamis.<br /><br />Ada beberapa faktor yang masih menjadi kendala utama sehingga produksi padi lokal di Kotim tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.<br /><br />Untuk memenuhi kebutuhan lokal, Kotim masih bergantung pada pasokan beras dari Pulau Jawa dan provinsi tetangga seperti Kalimantan Selatan (Kalsel).<br /><br />Beberapa wilayah yang menjadi andalan sentra produksi beras terutama di wilayah selatan seperti Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit, Mentaya Hilir Utara dan Pulau Hanaut. Namun jumlah petani yang menanam padi masih sedikit serta luasan areal lahan pertanian juga masih kurang.<br /><br />Menurut Dikantara, untuk mencapai swasembada beras yang dicanangkan pada 2014, dibutuhkan setidaknya sekitar 150.000 hektare areal sawah baru.<br /><br />Lahan potensial di Kotim saat ini sekitar 40.000 hektare dan yang siap ditanami hanya ada sekitar 12.000 hektare.<br /><br />Untuk lahan yang ditanami padi dalam setahun sekali luasannya mencapai 6.000 hektar lebih.<br /><br />Bisa tercapainya swasembada beras di Kotim pada 2014, menurutnya, juga tergantung pada pertambahan jumlah penduduk pada tahun-tahun sebelumnya.<br /><br />Target swasembada beras pada 2014 tersebut dengan menggunakan asumsi pertambahan penduduk 4 persen per tahun.<br /><br />"Laju pertambahan penduduk Kotim bisa mencapai 4 persen per tahun dan pertambahan penduduk itu tidak sebanding dengan jumlah produksi beras," katanya.<br /><br />Produksi beras Kotim dalam satu tahun hanya naik 5 persen, sementara jumlah penduduk naik hingga 4 persen, sehingga jumlah produksi padi masih kurang 20.000 ton lebih untuk bisa mengimbangi pertambahan jumlah penduduk.<br /><br />Berdasarkan data 2010, penduduk Kotim setidaknya membutuhkan beras sebanyak 47.253 ton per tahun, sementara produksi beras lokal hanya mampu diproduksi sebanyak 26.450 ton, atau hanya mampu menutupi 56 persen dari kebutuhan seluruhnya.<br /><br />Kekurangan beras Kotim sebesar 23.276 ton dan untuk memenuhinya terpaksa didatangkan dari Pulau Jawa dan Kalimantan Selatan.<br /><br />Di samping itu yang juga masih menjadi kendala utama untuk perluasan lahan pertanian demi mengejar target swasembada yaitu masih rumitnya pengurusan izin pelepasan kawasan dari pemerintah pusat, dan saat ini belum ada persetujuan sama sekali kendati wilayah yang akan dilepas itu sudah direncanakan untuk pencetakan areal sawah baru. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK
IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi
108 Pengendara Ditilang, Polres Melawi Akui Penertiban Knalpot Brong Belum Maksimal
Pemkab Sintang Akan Data Orang Miskin, Lengkap Dengan Nama dan Alamatnya
Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang
Pemkab Sintang Terus Perbaiki Mutu Pendidikan, Ajak Penguatan Peranan Orangtua
Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Sampaikan Ucapan Selamat Hari Pers Nasional 2026
DPC Gerindra Barito Utara Bagikan 400 Kupon LPG 3 Kg Bersubsidi di Muara Teweh

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:29 WIB

Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:38 WIB

IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:26 WIB

108 Pengendara Ditilang, Polres Melawi Akui Penertiban Knalpot Brong Belum Maksimal

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:12 WIB

Pemkab Sintang Akan Data Orang Miskin, Lengkap Dengan Nama dan Alamatnya

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:36 WIB

Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang

Berita Terbaru

Sintang

Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang

Selasa, 10 Feb 2026 - 14:36 WIB