Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, saat ini siaga mewaspadai serangan penyakit diare setelah pada 10 Februari 2014 seorang penderita meninggal dunia. <p style="text-align: justify;">Penderita diare yang meninggal dunia adalah balita berusia delapan bulan, warga desa Besawang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotim, kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotim, Faisal Novendra Cahyanto kepada wartawan di Sampit, Senin.<br /><br />Berdasarkan laporan investigasi petugas kesehatan desa setempat, balita tersebut meninggal dunia di diagnosa menderita penyakit diare dan kekurangan cairan (dehidrasi) berat.<br /><br />Temuan penderita diare meninggal dunia tersebut merupakan untuk pertama kalinya sepanjang Januari-Februari 2014 di wilayah Kabupaten Kotim.<br /><br />Menurut Faisal, kasus penyakit diare di Kabupaten Kotim cenderung mengalami peningkatan seiring dengan adanya perubahan cuaca dalam beberapa bulan terakhir.<br /><br />Berdasarkan laporan dari pihak puskesmas, klinik dan Rumah Sakit Umum Daerah dr Murjan Sampit, sepanjang Januari 2014 ditemukan sebanyak 239 kasus penderita penyakit diare.<br /><br />"Kasus penyakit diare sebagian besar di temukan di wilayah selatan Kabupaten Kotim, seperti Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Teluk Sampit," katanya.<br /><br />Dari 239 kasus sepanjang Januari 2014, sedikitnya 20 kasus penderita penyakit diare diantaranya di temukan wilayah Kecamatan Teluk Sampit.<br /><br />Banyaknya ditemukan penderita penyakit diare di wilayah selatan Kabupaten Kotim, karena daerah tersebut berada di daerah pesisir dan sering mengalami krisi air bersih.<br /><br />Untuk mengantisipasi terus bertambahnya penderita dan adanya jatuh korban, Dinkes Kabupaten Kotim telah mengintruksikan puskesmas di wilayah selatan untuk aktif dan tanggap dalam memberikan pelayanan penderita diare.<br /><br />"Puskesmas sudah kami siagakan, begitu juga dengan stok obat saat ini jumlahnya cukup," ucapnya.<br /><br />Faisal juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan pola hidup sehat, menjaga kehigienisan makanan yang akan di kunsumsi terutama air minum. <strong>(das/ant)</strong></p>


















