Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah membentuk tim pengawas program pendidikan gratis di daerah itu. <p style="text-align: justify;">"Dengan adanya tim itu nantinya diharapkan pelaksanaan program pendidikan gratis di Kabupaten Kotim dapat lebih efektif dan tepat sasaran," kata Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotim, Marjuki di Sampit, Sabtu.<br /><br />Tugas tim pengawas program pendidikan gratis itu nantinya adalah memantau ke seluruh sekolah dan melakukan sosialisasi tentang pendidikan gratis.<br /><br />Selama ini masyarakat banyak yang salah mengartikan tentang pendidikan gratis tersebut, untuk itu perlu adanya sosialisasi.<br /><br />Dalam program pendidikan gratis itu tidak semua keperluan sekolah akan gratis, namun ada beberapa poin yang menjadi tanggungjawab program pendidikan gratis itu.<br /><br />Salah satunya adalah bebas biaya pendaftaran, biaya uang bangunan gedung sekolah, biaya pembelian meja kursi dan siswa kurang mampu nantinya akan diberikan peralatan sekolah seperti seragam dan sepatu.<br /><br />Semua Biaya yang sifatnya untuk inventarisasi sekolah atau penunjang kegiatan belajar mengajar menjadi tanggungjawab pemerintah.<br /><br />Sedangkan kegiatan yang sifatnya untuk operasional sekolah dan pungutannya melalui komite sekolah, seperti pembuatan mushola atau kegiatan lainnya bukan menjadi kewenangan pemerintah daerah mengaturnya.<br /><br />Program pendidikan gratis merupakan komitmen pemerintah daerah untuk itu keberadaan harus dikawal agar dapat berjalan sesuai dengan harapan.<br /><br />Pemerintah daerah telah menganggarkan dana cukup besar untuk pelaksanaan program pendidikan gratis tersebut, jadi sangat di sayangkan jika sampai tidak tepat sasaran.<br /><br />Dana yang telah diasipakan pemerintah daerah untuk pelaksanaan program pendidikan gratis tersebut pada 2013 sebesar Rp9 miliar lebih dan jumlah itu rencananya akan ditambah lagi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) hingga totalnya mencapai Rp11,5 miliar lebih.<br /><br />Menurut Marjuki, sasaran utama program pendidikan gratis tersebut adalah untuk tingkat pendidikan SD sederajat hingga SMP sederajat dan sebagian SMA sederajat.<br /><br />Program pendidikan gratis nantinya akan diprioritas bagi siswa-siswi yang kurang mampu dan saat ini Disdik sedang melakukan proses pendataan.<br /><br />Agar program pendidikan gratis bagi siswa-siswa kurang mampu itu nantinya dapat lebih tepat sasaran, maka pendataan diserahkan kepada pihak sekolah dan selanjutnya data itu nantinya akan di cek kelapangan.<br /><br />"Sebagai langkah awal pemerintah nantinya akan membantu siswa-siswi kurang mampu tersebut dengan memberi perlengkapan sekolah, mulai dari sepatu, seragam sekolah, seragam olah raga dan sejumlah peralatan sekolah lainnya yang dianggap perlu," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>

















