Kotim Dapat 50 Rumah Untuk Masyarakat Adat

oleh

Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mendapat jatah pembangunan 50 unit rumah sederhana untuk masyarakat adat yang tinggal di pelosok melalui program pembedrayaan Komunitas Adat Terpencil tahun 2015. <p style="text-align: justify;">"Lokasinya di Desa Tumbang Kania Kecamatan Bukit Santuai 30 unit dan Desa Rantau Suang Kecamatan Telaga Antang 20 unit. Sumber dana APBN melekat pada Dinas Sosial Provinsi Kalteng," kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kotim, Bima Ekawardhana di Sampit, Senin.<br /><br />Bantuan melalui program pemberdayaan KAT memang rutin tiap tahun. Program ini dikhususkan membantu masyarakat adat yang tinggal di pelosok-pelosok, yang selama ini hidupnya berada di bawah garis kemiskinan sehingga sangat membutuhkan bantuan.<br /><br />Program ini direspons sangat baik oleh masyarakat sehingga banyak usulan disampaikan. Namun, terbatasnya dana membuat Kementerian Sosial melaksanakan program ini secara selektif dan mengabulkan usulan setelah melalui survei langsung di lapangan.<br /><br />Kotim patut bersyukur karena hampir tiap tahun mendapat jatah bantuan ini, termasuk pada tahun ini. "Sekarang dalam proses pelaksanaan pekerjaan oleh rekanan," tambah Bima.<br /><br />Hasil pemetaan sosial yang dilakukan Dinsosnakertrans, banyak keluarga di Kotim yang hidup secara tradisional dan tinggal di gubuk sederhana, bahkan hanya terbuat dari kulit kayu. Mereka umumnya masih menggantungkan hidup sebagai peladang berpindah dan berburu.<br /><br />Data diperoleh, pada 2006-2009, Kotim mendapat bantuan 80 unit rumah layak untuk 80 kepala keluarga di Desa Tumbang Maya Kecamatan Antang Kalang. Desa Tumbang Seluang Kecamatan Bukit Santuai 50 KK pada 2010-2012, dan Desa Rantau Sawang Kecamatan Telaga Antang 51 KK pada 2011-2013.<br /><br />Bantuan serupa direalisasikan untuk 30 KK di Desa Rantau Suang Kecamatan Telaga Antang pada 2014. Tahun 2015 ini Kotim mendapat bantuan untuk Desa Tumbang Kania Kecamatan Bukit Santuai 30 unit dan Desa Rantau Suang Kecamatan Telaga Antang sebanyak 20 unit.<br /><br />Warga penerima bantuan bisa membangun rumahnya sesuai keinginan dan bisa menambah sendiri jika ada kemampuan untuk membangun rumah yang lebih bagus.<br /><br />Bantuan dari pemerintah berupa bahan bangunan senilai sekitar Rp33 juta per rumah, ditambah jatah hidup selama sekitar enam bulan dan peralatan pertanian. Pemerintah juga menyiapkan bantuan pendamping seperti bibit dan lainnya. (das/ant)</p>