Kotim Kekurangan 25.612 Ton Beras Untuk Swasembada

oleh

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, harus berusaha keras jika ingin mencapai target swasembada beras. Selama 2012, daerah ini masih kekurangan produksi beras sebesar 25.612 ton. <p style="text-align: justify;">"Kebutuhan beras menjadi perhatian saya, karena sampai tahun 2012, dengan jumlah penduduk sebesar 405.359 jiwa, Kabupaten Kotawaringin Timur masih kekurangan beras sebesar 25.612 ton. Kebutuhan beras ini akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk," kata Bupati Kotim, H Supian Hadi di Sampit, Rabu.</p> <p style="text-align: justify;">Sebagai komoditas strategis, kata Supian, padi harus menjadi komoditas utama yang harus terus dikembangkan karena menyangkut kebutuhan hidup masyarakat. Komoditas ini bisa memengaruhi berbagai aspek kehidupan, baik sosial, ekonomi, budaya hingga politik.</p> <p style="text-align: justify;">Hingga saat ini beras masih menjadi panganan utama masyarakat Indonesia, termasuk di Kotim. Bahkan, bagi sebagian kalangan, beras dijadikan barometer perekonomian masyarakat, khususnya di pedesaan.</p> <p style="text-align: justify;">Produksi padi di Kotim tahun 2013 ini ditargetkan sebesar 36.399 ton gabah kering giling. Berdasarkan laporan yang diterima hingga saat ini produksi yang telah dicapai sebesar 34.328 ton dari musim tanam Oktober-Maret 2012/2013. Artinya masih ada kekurangan target produksi sebesar 2.071 ton.</p> <p style="text-align: justify;">"Pemenuhan kekurangan itu akan diperoleh dari musim tanam April-September 2013. Untuk peningkatan produktivitas dan produksi padi, diharapkan kepada petani sebagai pelaku dan kepada SKPD terkait sebagai fasilitator agar bekerja maksimal," harap Supian.</p> <p style="text-align: justify;">Beberapa langkah yang harus ditempuh untuk peningkatan produktivitas di antaranya, penggunaan benih unggul bermutu, penggunaan pupuk berimbang dan pengolahan lahan dengan menggunakan mekanisasi atau bantuan teknologi seperti hand tractor.</p> <p style="text-align: justify;">Langkah lainnya, mengendalikan organisme pengganggu tanaman dengan ramah lingkungan, serta penanganan panen dan pasca panen yang tepat agar bisa menekan kehilangan hasil produksi. �Dengan demikian saya berharap tahun 2013 Kabupaten Kotawaringin Timur bisa swasembada beras,� lanjutnya.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu, kendala yang dihadapi saat ini juga makin beragam. Konversi lahan sawah dan kompetisi komoditas, kelihatannya akan terus berlanjut. Masalah ini harus bisa ditekan agar tidak terus meluas.</p> <p style="text-align: justify;">"Peluang yang perlu terus dilegitimasi adalah harga beras yang cenderung terus meningkat, menjadi daya tarik agar masyarakat kita terus menanam padi," ujar Supian.</p> <p style="text-align: justify;">Supian berjanji akan terus mendukung pendanaan program pertanian melalui APBD Kabupaten Kotim seraya mengupayakan bantuan lainnya dari APBD Provinsi Kalimantan Tengah dan APBN Pusat. Upaya lainnya, pihaknya mencoba menggandeng pihak swasta untuk turut berpartisipasi dengan berinvestasi di bidang peningkatan produksi beras. <strong>(phs/Ant)</strong></p>