Komisi Penyiaran Indonesia akan memutuskan kajian laporan sejumlah fungsionaris Partai Demokrat terkait pemberitaan di Metro TV dan TvOne seputar partai tersebut pada Senin (12/3). <p style="text-align: justify;">"Senin depan dibawa ke pleno, apakah kedua stasiun televisi itu melanggar atau tidak," ungkap komisioner KPI Azimah Subagijo di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis.<br /><br />Ia melanjutkan, KPI telah memediasi pertemuan antara Partai Demokrat selaku pelapor dengan stasiun televisi Metro TV dan TvOne di kantor KPI Pusat, Jakarta Pusat, Selasa (6/3) dalam dua tahap.<br /><br />Tahap pertama mediasi dihadiri antara pihak KPI, Partai Demokrat, dan Metro TV. Sementara tahap kedua dilakukan antara pihak KPI, Partai Demokrat dengan TvOne.<br /><br />Menurut dia, hasil sementara bahwa TvOne dan Metro TV sudah berupaya menyajikan narasumber dari kedua belah pihak.<br /><br />Ia menambahkan, dalam beberapa segmen acara, dua pihak yang paling disorot, yakni Anas Urbaningrum dan Angelina Sondakh tidak berkenan hadir hingga materi ditayangkan.<br /><br />Ia tidak memungkiri bahwa baik TvOne maupun Metro TV pernah menayangkan kasus yang menimpa sejumlah petinggi Partai Demokrat itu secara tidak berimbang.<br /><br />"KPI mendorong agar media menjunjung tinggi prinsip jurnalistik," kata dia menegaskan.<br /><br />Kedua stasiun televisi itu kemudian berupaya menghadirkan misalnya kuasa hukum Anas Urbaningrum dan Angelina Sondakh di sejumlah acara talk show yang disiarkan secara langsung.<br /><br />Azimah Subagijo mengatakan, dalam siaran langsung, sulit untuk menjaga pernyataan dari narasumber. "Dan ini menjadi catatan kami, bahwa untuk hal-hal yang sifatnya sensitif, sebaiknya tidak disiarkan secara langsung karena cenderung memanaskan suasana. Jadi sebaiknya lebih berhati-hati," kata Azimah Subagijo.<br /><br />KPI juga mencatat adanya pernyataan dari fungsionaris lain di Partai Demokrat yang mempertanyakan laporan tersebut karena dianggap tidak mewakili secara keseluruhan.<br /><br />"Tetapi bagaimanapun, ini tetap kami tindak lanjuti," ujar dia.<br /><br />KPI menerima laporan dari sejumlah fungsionaris Partai Demokrat pada 23 Februari lalu.<br /><br />"Setelah kami teliti dan amati, kami menemukan ada kecenderungan tendensi politis dalam pemberitaan yang berkaitan dengan Partai Demokrat, yaitu pemberitaan dari TvOne dan Metro TV," kata Ferry Juliantono, Wakil Sekretaris Komisi Pemenangan Pemilu DPP PD usai melapor ke KPI.<br /><br />Ferry Juliantono menilai, kedua media itu dinilai memberitakan Partai Demokrat secara tak berimbang karena dipengaruhi kepentingan partai politik lain dalam kurun waktu delapan bulan terakhir.<br /><br />Azimah mengungkapkan, sayangnya pelapor tidak menyampaikan secara detil baik waktu, acara maupun lama penayangan. <strong>(phs/Ant)</strong></p>


















