Home / Tak Berkategori

KPK: Lingkungan Keluarga Benteng Pencegahan Tipikor

- Jurnalis

Kamis, 28 April 2011 - 02:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi M Busyro Muqoddas menyatakan lingkungan keluarga adalah benteng dalam pencegahan tindak pidana korupsi. <p style="text-align: justify;">"Tanpa adanya dukungan dan kontrol yang kuat dari keluarga sulit untuk mencegah praktik korupsi," kata Busyro Muqoddas saat menjadi pembicara kunci (keynote speaker) pada seminar nasional dengan tema Mewujudkan Bangsa Berintegritas dan Bebas Korupsi Melalui Pendidikan di Universitas Panca Bhakti Pontianak, Kamis.<br /><br />Ia menjelaskan, korupsi merupakan tindakan pencurian uang negara, memiskinkan ekonomi, moralitas dan budaya bangsa dengan tujuan "pemuas nafsu materialisme" sehingga telah memiskinkan bangsa.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Busyro mengatakan, ada beberapa akar penyebab korupsi, diantaranya, krisis identitas dan orientasi kemanusiaan, kegagalan pendidikan, lemahnya kontrol dalam keluarga, aktualisasi agama terlalu normatif, serta proses-proses politik yang koruptif (Pilkada, serta Pemilu Pilpres).<br /><br />"Sekarang sulit ditemukan ketika kepala keluarga membawa uang banyak dan mobil mewah ke rumahnya, ditanya hasil dari mana oleh keluarganya sehingga praktik korupsi sudah menjadi tradisi," ujarnya.<br /><br />Ketua KPK menyatakan, tidak ada koruptor yang manusiawi, kalaupun ada koruptor yang menyumbang dari hasil korupsinya dipastikan tidak tulus.<br /><br />"Dan hampir semua Pilkada tidak sepi dari politik uang sehingga masyarakat yang tadinya bagus menjadi didik untuk korupsi," katanya.<br /><br />Akibat didikan tersebut praktik korupsi semakin merambah ke daerah-daerah dengan kerugian negara yang tidak lagi besar tetapi kalau dikumpulkan habis uang negara telah digerogoti dari atas hingga bawah.<br /><br />Menurut Busyro, solusinya dalam mencegah praktik politik uang pada Pilkada, yakni mengubah semua aturan sistem kepolitikan yang memberi celah untuk terjadinya politik uang tersebut.<br /><br />Sementara itu, Rektor UPB Pontianak Rahmatullah Rizieq mengatakan UPB salah satu kampus dari 38 kampus yang ada di Indonesia yang berkomitmen dalam memberantas praktik korupsi mulai dari lingkungan dunia pendidikan dengan adanya mata kuliah antikorupsi.<br /><br />"Intinya kami sangat komitmen dalam memberantas korupsi mulai dari calon-calon pemimpin di masa mendatang," kata Rahmatullah. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan
Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu
Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal
Training ESQ Leadership Hari Kedua, Pemkab Barito Utara Perkuat 7 Budi Utama dan Tata Kelola Akuntabel
Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:40 WIB

Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:33 WIB

Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal

Berita Terbaru

Sekadau

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:28 WIB