KPK-Pemkot Pontianak Kerja Sama Selenggarakan "Integrity Fair"

Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pemerintah Kota Pontianak melakukan kerja sama penyelenggaraan "Integrity Fair" dalam mewujudkan peningkatan pelayanan publik di kota itu. <p style="text-align: justify;">"Integrity Fair bertujuan untuk mengajak masyarakat dalam upaya mencegah praktek korupsi," kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad saat menghadiri pembukaan Integrity Fair di Gedung Pontianak Convention Center, Jumat.<br /><br />Abraham menjelaskan, karena upaya pencegahan tindak pidana korupsi bukan hanya tugas KPK dan institusi penegak hukum lainnya, tetapi tugas bersama.<br /><br />"Masyarakat harus punya kesadaran dalam upaya mencegah korupsi, seperti dengan tidak mengurus administrasi apapun dengan mencari jalan pintas, seperti menyuap petugas agar urusan menjadi cepat," ungkapnya.<br /><br />Sementara itu, Wali Kota Pontianak Sutarmidji menyatakan tekad untuk menjadikan Pontianak sebagai kota yang bebas dari korupsi dengan mengikutsertakan Kota Pontianak dalam penilaian yang akan dilakukan KPK.<br /><br />"Berbagai upaya telah kami lakukan dalam mewujudkan hal itu, dengan memangkas izin yang sifatnya tidak perlu dan mempercepat berbagai izin usaha dari sebelumnya berhari-hari menjadi satu hari dan gratis, seperti SITU, SIUP dan TDP," ujarnya.<br /><br />Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah kota setempat Herry Noviar mengatakan, Integrity Fair atau semacam pameran terkait pelayanan-pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak digelar, Jumat (19/10) hingga Minggu (21/10) di PCC, dengan tema "Mewujudkan Indonesia Berintegritas, Menuju Indonesia yang Bermartabat".<br /><br />Tujuan Integrity Fair, yakni untuk mengkampanyekan nilai-nilai integritas kepada masyarakat Kota Pontianak, yakni upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, katanya.<br /><br />"Pameran tersebut juga sebagai bentuk sosialisasi dan pengenalan kepada masyarakat terkait pelayanan publik, perbaikan kinerja serta layanan yang telah dilakukan oleh masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Pontianak," ungkapnya.<br /><br />Selain itu, pameran tersebut juga bertujuan membuka wawasan masyarakat terkait dampak dari tindakan korupsi serta pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia.<br /><br />"Juga akan ada kompetisi kreatifitas pelajar dan mahasiswa, panggung seni dan kreatifitas dongeng antikorupsi, serta nonton bareng film ‘Kita melawan Korupsi’," kata Herry.<strong> (phs)</strong></p>