KPU Batasi 1×24 Jam Parpol Turunkan Baliho

oleh

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, memberikan batas waktu 1X24 jam kepada pengurus partai politik untuk menurunkan baliho atau bendera partai yang dipasang dengan sembarangan, atau di luar tempat yang telah ditentukan. <p style="text-align: justify;">"Apabila pengurus partai tidak mencopot atau memindahkan baliho atau bendera yang idpasang sembarangan, maka akan dikenakan denda untuk biaya pelepasan baliho atau bendera, apabila yang melepas baliho atau bendera tersebut adalah petugas," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kotabaru M Erpan di Kotabaru, Selasa.<br /><br />Erpan menjelaskan, timnya telah menemukan banyak partai melakukan pelanggaran, seperti, memasang bendera partai atau baliho di tiang-tiang teleopon, listrik dan fasilitas umum lainnya.<br /><br />Padahal, kata dia, hal itu melanggar surat Bupati Kotabaru keputusan KPU terkait zonasi pemasangan baliho dan alat kampanye.<br /><br />"Setelah dipanggil, pengurus partai banyak tidak mengerti, karena pemasangan baliho atau bendera partai menggunakan jasa orang lain," terangnya.<br /><br />Sebelumnya, Devisi Hukum dan Pengawasan Pelanggaran pada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kotabaru Yulianto, mengatakan, sedikitnya tim sudah mencatat sedikitnya 11 pelanggaran pemasangan baliho dan alat peraga.<br /><br />"Pelanggaran tersebut baru di satu kecamatan yakni, Pulaulaut Utara, belum lagi kecamatan lain di Kotabaru," jelasnya.<br /><br />Panwaslu memprediksi masih banyak terjadinya pelanggaran di kecamatan lain, mengingat masih banyak caleg dan pengurus partai politik belum memahami Keputusan KPU Kotabaru No.025/Kpts/KPU-Kab-022/2013 tentang Penetapan Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye Kotabaru.<br /><br />Serta Surat KPU RI. No.664/KPU/IX/2013 prihal bahan atas Keputusan Bupati Kotabaru No.188.45/155/KUMPULAN/2013 tentang Penetapan Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye Kabupaten Kotabaru.<br /><br />Atas dasar temuan tersebut, Panwaslu merokemndasikan partai politik yang melanggar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotabaru, dan pengurus Parpol untuk segera menurunkan baliho atau alat peraga yang dipasang.<br /><br />"Apabila dalam dua hari tidak juga diturunkan, Panwaslu bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), akan melakukan penertiban di lapangan," jelasnya. <strong>(das/ant)</strong></p>